PILIHAN
Sempat Heboh, Anggota DPRD Riau Ini Bantah Berbuat Asusila di Kosan Wanita
Bualbual.com - Pekanbaru, Musyaffak Asikin, anggota DPRD Riau akui kesalahannya saat bertamu ke sebuah kosan di Perumahan Villa Fajar, Jalan Delima Nomor 9, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, subuh Sabtu kemarin.
Politisi PAN ini menceritakan, awalnya ia bersama seorang ponakannya mengantarkan dua orang wanita ke kosan tersebut usai dari sebuah tempat di Jalan Riau, Pekanbaru. Salah seorang dari wanita itu merupakan pacar dari ponakannya.
"Cewek itu pacarnya kawan (ponakan,red) aku. Waktu itu, dia bawa sepeda motor dan minta tolong ke aku untuk menemani mengantarkannya. Nggak mungkin subuh-subuh pulang pakai sepeda motor, apalagi bonceng tiga, makanya aku ikut antar mereka," ceritanya.
Sesampainya di kos, ia duduk di ruang tamu kos sambil menunggu sepeda motor yang dibawa keponakannya. Saat itu, pintu kosan terbuka lebar dan cahaya lampu kos, dalam keadaan terang benderang.
Tidak lama setelah itu, ia didatangi sejumlah masyarakat sekitar dan langsung menanyakan maksud dan tujuannya bertamu di kosan itu. Dengan tegasnya ia jawab pertanyaan masyarakat tersebut dengan bahasa yang jujur.
"Ini (wanita tersebut, red) apa bapak. Saya jawab kalau dia pacar ponaan saya. Ditanyanya lagi, jadi bapak di sini cuman ngantar saja, saya jawab iya. Mereka tanya lagi, kalau cuman ngantar jam segini, masa bapak duduk di sini. O iya, saya minta maaf kalau saya salah, saya jawab seperti itu, saya sampaikan bahwa saya masih menunggu sepeda motor adik itu yang dibawa ponaan saya. Tidak lama setelah itu, datanglah ponaan saya," jelasnya sembari menirukan percakapan ia dengan masyarakat waktu itu.
Lebih lanjut diceritakannya, tidak lama setelah itu, datanglah seseorang yang disebut-sebut merupakan temannya. Melihat Musyaffak, beberapa pertanyaan sempat dilontarkan temannya itu kepada dirinya.
"Eh Musfak (Musyaffak, red), mengapa situ. Ini kawan saya ni, katanya. Ngapain Musfak. Mengantar budak (wanita,red) ini, Abang. Awak apa hubungan sama budak ini. Itu cowoknya ha. Ini selalu diintai budak ini. Saya tidak pula tahu. Sudah sudahlah. Ini kawan saya. Anggota dewan. Dia ngomong gitu, karena dianggap tidak apa-apa," begitu percakapan Musyaffak dan rekannya.
Terakhir ia pun membantah bahwa ia berbuat mesum dan diamankan masyarakat seperti yang sempat marak dialamatkan padanya. Ia pun menyebut bahwa ia baru pertama kali ke daerah kosan tersebut.
"Lillahi Taala, baru sekali ini saja. Masuk ke daerah itu juga baru satu kali. Tidak ada diamankan, aku kan duduk di ruang tamu," ujarnya.
BB.C/Adit_riauterkini.com

Berita Lainnya
Pengelolaan Air Bersih di Batam Sebaiknya Dikelola Langsung BP dan Tidak Dilelang
DPRD Kab. Bengkalis Kecewa Terhadap Dua Perusahaan Asing yang Tidak Koperatif
DPRD Rohul Gelar Rapat Paripurna dalam Rangka HUT ke 23 Kabupaten Rokan Hulu
Anggota DPR Usulkan SIM Seumur Hidup, Sekjen HIPMI: Itu Wacana Bagus
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Ke-8 Masa Sidang II Tahun 2023
Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis Sidak ke PDAM Mandau
Tiga Wilayah di Inhil Listrik Belum Optimal, Iwan Taruna Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan Pihak PLN
Lintas Komisi Minta Penjelasan Terkait Penerangan Jalan
Kaum Emak Emak warnai Reses Septian Nugraha di Pasar Sartika Duri
Reses Syaiful Ardi, Warga Limkos Duri Berharap Pembangunan Gedung Tetap Berlanjut
Study Banding, Harapan Komisi I DPRD Bengkalis Pada Tahun 2021 Blangko E-KTP dapat Melalui Sistem Hibah dari APBD
Rapat Paripurna DPRD Inhu, Penyampaian Propemperda Skala Prioritas Tahun 2022