PILIHAN
Masih Hutang 180 Kasus, KPK Akan Rekrut 120 Penyidik Baru
Bualbual.com-Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut masih memiliki 180 kasus yang masih ditangani. Guna menyelesaikan hutang kasus tersebut, KPK akan mengidentifikasi kasus yang harus segera diselesaikan.
"Pada akhir tahun 2016 kami berkumpul membahas hutang kasus besar, yang jumlahnya setelah dihitung kurang lebih 180 yang harus ditangani. Kami merencanakan akan segera diselesaikan hutang itu, kami akan mengidentifikasi, dari 180 itu, mana yang akan ditangani terlebih dahulu," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).
Salah satu kendala menyelesaikan satu kasus dengan lainnya adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM). KPK berencana akan merekrut 600 pegawai baru.
"Tahun ini akan ada tambahan sekitar 600 orang, karena saat kami masih jumlahnya 1.200 bukan 1.400, ini seluruhnya. Kalau penyidik direncanakan ada tambahan 120, itu termasuk dari jumlah 600 tadi," jelas Agus.
KPK menyebut di antaranya Gubernur Nur Alam, suap reklamasi DPRD, korupsi pengadaan e-KTP, hingga OTT Bupati Klaten Sri Hartini cukup menarik perhatian masyarakat. Oleh sebab itu, KPK berharap DPR memberikan dukungan.
"Kami sampaikan beberapa kasus, kasus pegawai MA, pegawai DPRD DKI, jaksa di Jabar, Gubernur Sultra, pejabat pajak yang OTT, Bakamla, e-KTP dan RJ Lino, dan OTT di Klaten. Kami berharap agar bapak ibu di DPR memberikan dukungan keuangan dan jumlah SDM," ujar Agus.
(dkp/rna)
BB.com/S.A.P_detik.com

Berita Lainnya
MK Putuskan: Anggota KPU Kabupaten/Kota Lima Orang
Waw,,, Budget dana Tur langka 1,4 Miliar, Untuk kunjungi bangkai kapal Titanic, kamu minat?
Ini Antisipasi Polres Lampura Terhadap Virus Corona
ACT Pejuang Subuh Tembilahan Untuk Masyarakat Mumpa
Ada 16 Peserta Tidak Hadir Seleksi TKD CPNS di Riau
Pjs Bupati Inhil Pimpin Rakor dengan Forkopimda
Ribuan Alat Berat Di Riau Belum Bayar Pajak
KPK Sudah Diawasi DPR, BPK Hingga MA, Tidak Perlu Dewan Pengawas
Warga Titi Akar Risau Tiang Listrik Dari Kayu Sejak 1996 Mulai Rapuh, Keselamatan Terancam
Pelabuhan Dumai Riau Tak Lagi Layani TKI dari Malaysia
Wakil Bupati H. Syamsuddin Uti Jalin Silaturahmi ke Dislutkan
Mantap! RSUD Arifin Achmad Menuju Pusat Ginjal di Riau