PILIHAN
Puting Beliung Hantam 16 Rumah Warga Di Tanjungpinang
Bualbual.com - Tanjungpinang, Sebanyak 16 rumah warga di Perumahan Griya Senggarang Permai dan Rumah Penampungan WNI korban perdagangan orang, di Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur rusak setelah dihantam puting beliung, Kamis (23/2) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda Tanjungpinang lebih kurang selama dua jam. Satu orang TKI yang berada di rumah penampungan WNI korban perdagangan orang mengalami luka di bagian kaki, paha, dan perut karena terkena pecahan kaca yang terhempas dihantam angin puting beliung.
“Saya waktu itu mau masuk kamar mandi. Tiba-tiba pintu kaca itu terbang dan langsung menghantam saya,” kata Tukiman, TKI asal Jawa Timur itu.
Dikatakan Tukiman, melihat ia terluka kena pecahan kaca, kemudian rekannya langsung melaporkan ke pegawai Kemensos.
“Saya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat,” tuturnya.
Pegawai RPTC, Rian, 27, menuturkan kejadian puting beliung di tempat kerjanya itu terjadi begitu cepat. Ia dan semua orang yang berada di dalam penampungan TKI merasa ketakutan.
“Kami semua berdoa agar tidak terjadi apa-apa. Atap spandek beterbangan, ada juga plafon yang lepas sama dua motor ikut terangkat,” kata Rian.
Vina, 37, warga perumahan Griya Senggarang Permai, yang atap rumahnya rubuh menuturkan, saat kejadian dia dan anaknya berada di dalam kamar.
“Tiba-tiba atap rumah kami terbang. Saya dengar suara bangunan rubuh. Dengar bunyi itu saya takut dan tak berani keluar,” ungkapnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pemko Tanjungpinang, Soetjipto mengatakan ada 16 rumah warga dan satu penampungan TKI rusak kena puting beliung.
Namun kata Soetjipto, angka tersebut bisa saja bertambah jika ada warga yang belum melaporkan.
“Sementara baru 16 rumah yang rusak. Mungkin bisa bertambah. Untuk itu kami buka posko di Perumahan Griya Senggarang Permai, untuk mendata secara keseluruhan,” bebernya.
Dikatakan Soetjipto, selain menerima dan mendata warga yang terkena musibah, pihaknya juga akan mendirikan tenda untuk warga yang kemungkinan rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
“Saat ini rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah sebanyak 10 unit. Sedangkan 6 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Selain di perumahan itu, di RPTC juga disediakan tenda sementara,” kata Soetjipto.
Sementara itu, ketua Tagana Kota Tanjungpinang, Hamdan Syahrial mengaku telah mendirikan posko di lokasi kejadian selama tiga hari.
“Posko ini untuk warga yang mengungsi. Disana juga ada dapur umumnya,” ungkapnya.
editor : BB.C/batampos.co.id

Berita Lainnya
Banyak yang Belum Tahu! Mengapa sampai Ada Istilah Menuntut Ilmu hingga ke Negeri China?
Lagi, Petinggi TKN Sebut Zulkifli Hasan Minta Jatah Pimpinan Parlemen Ke Jokowi
Megawati Sindir Apa Sumbangsih Para Pemuda Selain Demonstrasi! Asfinawati Sentil Fadjroel: Kenapa Dulu Orba Anda Demo Juga?
Emak-Emak Dan HRS Jadi Alasan Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi Urung Terjadi
Momen Hangat di Kremlin: Putin Terima Ucapan Paskah dari Prabowo
Inkonsistensi Jokowi, Pangkas Eselon Tapi Rekrut Banyak Wamen Dan Stafsus
Dapat Hinaan dari Ade Armando, Din Syamsuddin Enggan Merendahkan Derajatnya
Jokowi Angkat Bicara Soal Dirinya jadi imam Sholat di Afghanistan
Hadirnya Ma'ruf Amin Malah Persulit Jokowi Jadi Presiden Lagi
Johan Budi Mundur dari Jubir Timses Jokowi-Ma'ruf,Ini Alasannya...
Tak Akan Gugat Ke MK dan Prabowo Tolak Penghitungan KPU, Apa Respon Jokowi?
Kalau Tidak Diantisipasi Bisa Membesar Seperti 98, Aksi Mahasiswa Alarm Buat Jokowi