PILIHAN
Bukan untuk Urusan Karhutla Riau, Andi Kerap Pakai Helikopter KLHK
bualbual.com, Helikopter Bell 412 yang disewa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Januari 2017 sebagai bantuan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, kini malah sering dipakai Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk kegiatan seremonial pemerintah yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan karhutla.
Sejak akhir Februari Riau memang tidak lagi mengalami karhutla tetapi justru dilanda musim hujan dan banjir di beberapa daerah.
Gubernur yang akrab disapa Andi Rachman itu terlihat kian rajin menggunakan helikopter itu menjelang suksesi Pilkada Gubernur Riau 2018 mendatang. Ia terbang mengunjungi daerah-daerah dengan agenda sosialisasi karhutla dan kunjungan kerja.
Seperti pada Selasa (14/3), Gubernur Riau beserta rombongan terbang memakai helikopter KLHK ke dua daerah sekaligus yakni Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Agendanya ialah meresmikan lomba Bekudo Bono.
Pada manifes tercatat tujuh penumpang termasuk Kapolda Riau Irjen Zulkarnain, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin, dan dua ajudan serta staf humas.
Sebelumnya Andi Rachman juga kerap memakai helikopter Bell 412. Di antaranya acara panen raya bersama Menteri Pertanian di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar, dan acara haul akbar Syech Abdul Qadir Al Jailani, di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.
Ia juga mengguakan helikopter sewaan itu untuk meninjau cagar biosfer Kabupaten Bengkalis. Kemudian peninjauan waduk PLTA Koto Panjang, memberi bantuan banjir di Kabupaten Indragiri Hulu, serta membuka Musrenbangda Kabupaten Rokan Hulu.
Humas KLHK Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Dian Indriarti membenarkan helikopter KLHK itu kerap dipakai Gubernur Riau Andi Rachman.
Ia menilai seharusnya helikopter digunakan untuk kegiatan KLHK yakni pengendalian kebakaran hutan dan lahan atau pengamanan kawasan konservasi. Selain itu, mendukung kegiatan Satgas Penanggulangan Bencana Asap di Provinsi Riau.
"Ya mungkin ada pertimbangan lain di luar itu," ungkapnya. (MIC)
Sumber: harianriau.co

Berita Lainnya
Subsidi Rp2 M untuk PDAM Tirta Indragiri Dinilai Tak Menguntungkan Daerah
Usai Coblos, Istri JK Kebingungan dan Salah Masukkan Kertas Suara Pemilu 2019
Begini Kronologi Siswa Hajar Kepsek versi ADT, Dikeluarkan Saat Ujian Hingga Mendiang Ayahnya 'Dihina'
Ini Aspirasi Masyarakat Desa Harapan Jaya kepada HM Wardan dan H SU
Tuai Kontroversi, Iklan Layanan Masyarakat KPID Riau Dinilai Sudutkan Ulama
Kapitra Ampera Kesal Disebut Murtad dan Sesat oleh Eggi Sudjana
Repdem Desak Presiden Mencabut Perpres Nomor 111 Tahun 2013 tentang BPJS
'Begituan' di Kamar Hotel, Dua Remaja Dicokok Polisi
Pria Pemilik Senjata Api Rakitan, Dibekuk Aparat Kepolisian Pekanbaru
Ditilang Polisi, Bapak Ini Berdalih: Rasullullah Saja Tak Pakai Helm
Kebakaran Pemukiman Seperti Menghantui Warga Inhil, Kali Ini Si Joga Merah Hanguskan Satu Blok Rumah Kos di Sungai Sejuk