PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
PT. TH Indo Plantantions (TH IP) Memberikan Uang Tunai Rp 100 Juta Untuk Tiga Desa Di Inhil Dalam Upaya Berhasil Lakukan Sigap Karhutla
www.bualbual.com - Belakangan ini dalam enam bulan terakhir, tidak ditemukan titik api di Inhil, melalui perogram sigap PT. TH Indo Plantantions (TH IP) memberikan insentif ke masing-masing desa yang berada dekat dengan lokasi perusahaan, berupa uang tunai sebesar Rp100 juta sebagi penepatan janjinya.
Desa-desa tersebut diantaranya berada di Kecamatan Pelangiran yaitu Desa Tanjung Simpang, Desa Saka Palas Jaya. Sedangkan satu Desa lagi berada di Kecamatan Teluk Belengkong yaitu Desa Gambaran.
Insentif untuk masing-masing desa tersebut diserahkan Bupati Inhil, HM Wardan, pada Rabu (3/5/2017) malam di Gedung Serba Guna PT TH IP, Kecamatan Pelangiran.
Tampak hadir Ketua PMI Kabupaten Inhil, Hj. Zulaikha Wardan, Regional Head PT TH IP Siswanta Capah, Dandim 0314, Aswaidi, Anggota DPRD Inhil, Asisten 1, para kepala dinas, camat Pelangiran, camat Telukbelengkong, serta sejumlah tamu udangan lainnya.
Alhamdulillah, kata Wardan, insentif ini sangat memicu motivasi masyarakat untuk siaga terhadap api. Namun, dalam sambutannya orang nomor satu di Inhil ini meminta kepada masyarakat untuk tidak semata-mata mengejar insentif. Jauh lebih penting dari ini semua, bagaimana menjaga lingkungan sehingga tidak terjadi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).
''Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengucapkan terimakasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, tentunya untuk masa akan datang bisa kita tingkatkan lagi,'' harap Wardan.
Regional Head PT TH IP, Siswanta Capah, mengatakan bantuan itu adalah upaya perusahaannya untuk berperan dalam pengendalian bahaya kebakaran. Apa lagi, pihaknya punya motto; Riau Bebas Asap Tahun 2016 dan 2017. ''Mudah-mudahan hal ini bisa tercapai,'' harap Siswanta.
Wujud dari program Siaga Api (Sigap) ini, sambung Siswanta, masing-masing yang ada di sekitaran lingkungan perusahaan, apabila dalam periode waktu enam bulan tidak ada terjadi hotspot, diberikan insentif terhadap berupa pembangunan desa. Nilai masing-masing desa yang berhasil menjalankan program Sigap sebesar Rp100 juta.
Sedangkan terkait pemberian bantuan kendaraan sepeda motor, ucap Siswana, adalah upaya pengendalian kebakaran dengan melakukan patroli. ''Bantuan kendaraan untuk Polsek dan Danramil digunakan untuk akses daerah yang rawan Karlahut,'' ucap Siswana. (editor:indra)

Berita Lainnya
Pilpres Bukan Perang Badar! Samawi Soal Puisi Neno Warisman
Terkait Deklarasi Dukungan Jokowi-Ma'ruf Amin, Bupati Inhil Penuhi Panggilan Bawaslu Riau
Inilah Alasan Deklarasi #2019gantipresiden di Pekanbaru Tak di Izinkan
Dishub Riau Tilang 101 Truk ODOL
Kalah 0-3, Putri Indonesia Gagal ke Final Badminton Asia Team Championships 2018
Wisata Pulau Cinta Teluk Jering Kampar yang Tak Pernah Mati
Meskipun Tanpa Lift, Komisi I Minta Pemkab Segera Gunakan Gedung Unisi
Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Provinsi Riau Tumbuh 2,91%
Gajah Dita Ditemukan Membusuk dalam Kubangan di Bengkalis
Team Satreskrim Polres Bengkalis Usut Tuntas Perkara Karlahut Di Dusun Hutan Samak, Rupat Utara
Ini Alasan BIN Cegah Neno Warisman Masuk Pekanbaru
Di Duga Sopir Travel Ngantuk, Mobil Oleng Berlaga Dengan Truck Fuso, Akibatkan 1 Tewas Di Kulim 18 Duri.