PILIHAN
Sabtu Pagi Polres Inhil Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional
bualbual.com, Pada hari ini, Sabtu, tanggal 20 Mei 2017, pukul 07.00 WIB, di Lapangan Apel Polres Inhil, Jalan Gajah Mada Polres Inhil, telah dilaksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kapolres Inhil, Ajun Komisaris Besar Polisi Dolifar Manurung, S.IK.
Upacara juga dihadiri oleh Waka Polres Inhil, Komisaris Polisi Dr. H. Azwar, S.Sos, M.Si, M.H, dan Para PJU Polres Inhil. Sebagai pelaksana upacara kali ini, adalah Personel Polsek Kemuning, dengan susunan pejabat upacara sebagai berikut :
1. Perwira Upacara, Kapolsek Kemuning, KOMPOL Taufik Suardi, S.H.
2. Komandan Upacara, Panit Reskrim Polsek Kemuning IPDA Abutani, S.H.
3. Pengibar Bendera BRIPKA Desi Sutowo, BRIGADIR Firman Aditya, dan BRIPTU M. Ari.
3. Pengucap :
a. Tri Brata BRIGADIR Tri Widodo
b. Catur Prasetya BRIGADIR Hermansyah P. Siregar.
c. Panca Prasetya Korpri Pengda Heri Kurniawan.
Kesatuan - Kesatuan Upacara
1. Perwira 1 Peleton.
2. Gabungan Sat Sabhara dan Sat Polairud 1 Peleton.
3. Sat Lantas 1 Peleton.
4. Gabungan Staf 1 Peleton.
5. Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Res Narkoba 1 Peleton.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara, menbacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, yang diantaranya adalah tentang semangat Kebangkitan Nasional, tidak pernah memudar, namun semakin menunjukan urgensinya.
Presiden Joko Widodo, pada awal tahun ini, telah mencanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan.
Pada awal tahun 2017 ini, meski angkanya membaik, dibanding tahun sebelumnya, koefisien Nisbah Gini atau Gini Ratio, yang merupakan ukuran kesenjangan distribusi pendapatan dan kekayaan penduduk, masih sekita 40 %. Untuk itu Presiden meminta aparat penyelenggara negara, bekerja keras menurunkan indeks kesenjangan tersebut.
Satu abad lebih, sejak Boedi Oetomo digagas, telah memunculkan dimensi baru dalam lanskap sosial budaya, seluruh umat manusia. Perbahan besar itu bisa disebut Digitalisasi.
Dengan inovasi digital, mungkin kita dihadapkan pada kejutan - kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun dan berkreasi, sebagian menguatkan, namun tak kalah juga yang mengancam ikatan - ikatan kita dalam berbangsa dan bernegara. Satu hal yang pasti, kita harus tetap berfihak, untuk mendahulukan kepentingan bangsa, ditengah gempuran lawan - lawan yang bisa jadi makin tak kasat mata.
Justru karena itulah maka kita tak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial.
Upacara Hari Kebangkitan Nasional selesai dilaksanakan pukul 07.30 WIB, dalam keadaan aman dan terkendali.(memed)

Berita Lainnya
Tinggal Tunggu Arahan Pusat 2019 Pemprov Riau Siap Bayar Gaji 13 dan 14 ASN
Selama Bulan Desember 2019, Kota Tembilahan Alami Deflasi 0,02 Persen Dengan IHK 142,34
Pemprov Riau Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2021
Sebanyak 280 Unit Komputer Dipersiapkan BKPSDM Inhil untuk Tes SKD CPNS
Luas Dikurangi dari Ukuran Awal, Jumlah Kios STC Pekanbaru Bertambah
Mantap..!!! Film "Pulau Setan" Karya Anak Riau Sudah Ditonton 30 Ribu Warganet
Tak Diberi Rp 400 ribu, Seorang Anak Nekat Aniaya Ayah Sampai Masuk RS
Bupati Jefry Noer Digugat di PTUN Pekanbaru dan PN Kampar
Tidak Adanya Program Beasiswa Andi Rachman Di Demo 10 Organisasi Paguyuban Antar Kabupaten
Wapres JK Ingin Pendidikan Ajarkan Ilmu Tinggi dan Berwirausaha
Wow Hebat, Filipina Sudah Punya Mobil Terbang
Rumah Pengantin Baru di Sleman Digeledah Densus 88