PILIHAN
Maju Pilkada Mendagri Tegaskan Pejabat Tidak Gunakan APBD
bualbual.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengimbau kepada pejabat tidak memanfaatkan dana APBD dalam pencalonan pada Pilkada Serentak 2018. Mendagri juga menegaskan masyarakat jangan memanfaatkan isu ujaran kebencian untuk Pilkada tahun depan.
"Kepala daerah yang mau maju lagi jangan menggunakan APBD. Jadi harus terbuka, harus fair (persaingan positif). Adu program dan adu konsep dengan semua calon," tegas Tjahjo kepada wartawan di Jakarta, 29/08/17
Karena itu, ia pun mengimbau agar kandidat calon kepala daerah jangan sampai memanfaatkan situasi saling melempar komentar dan saling menebar fitnah yang bertujuan menjatuhkan. Informasi mengenai satu individu tanpa didukung data-data yang benar bisa merugikan ini nama baik para kandidat kepala daerah.
"Ini tentu menganggu demokrasi. KPU dan Bawaslu mudah-mudahan bisa menyelipkan peraturan berani mengambil tindakan terkait dengan diskualifikasi pasangan calon, baik calon pilkada, DPR, DPD, pileg, pilpres jika dalam kampanyenya menggunakan pola yang fitnah membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa," lanjutnya.
Tjahjo juga mengingatkan agar kepala daerah mendukung KPU dan Bawaslu serta aparat keamaman dalam persiapan Pilkada serentak tahun 2018. Dukungan itu terkait dengan anggaran Pilkada yang sebaiknya segera dicairkan.
"Anggaran itu pada prinsipnya cukup dan tercukupi. Jadi tidak ada kata kekurangan anggaran, karena sudah dianggarkan," ujarnya.(jor/rtc)

Berita Lainnya
Ayat Cahyadi: Ingatkan Sekolah Tak Terima Siswa Baru Lebih dari Daya Tampung
Potret Kemiskinan di RI, Nenek & Kakek di Indonesia Hidup di Gubuk Reyot
Pedagang Jajanan Kecil Mengeluh! Harga Ayam Ras di Tembilahan Tembus Rp.55 ribu Per Kilogram
Jelang Nataru, Kapolres Inhil Sidak Ketersediaan Stok dan Harga Sembako
Nasbah BRI Tembilahan Harus Tahu, Jika Ingin Dilayanani saat Bertransaksi Anda Wajib Mengunakan Masker
Mantap, Bank Riau Kepri Resmi Luncurkan Program Recruitment Pegawai Secara Online
Jujur Dan Jangan Ada Rekayasa Kasus Bendera Di Rumah Habib Rizieq
Kalna Sebut: Tim Monitoring Bodohi Masyarakat Terkait Surat Edaran Pilpeng
Miski Sudah Di Payungi, Investasi Raja Salman Indonesia Sangat Rendah di banding dengan China
Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI
560 Unit Handphone Senilai Rp3,3 Miliar Diamankan Polres Bengkalis
Gubernur Riau Buka Pakar DKR, Berharap Muncul Industri Ekraf