Wabah Penyakit Perut Landa 200 Penumpang Kapal Pesiar di Brisbane
Bualbual.com, Sekitar 200 orang di kapal pesiar The Sea Princess yang akan berlabuh di Brisbane pada hari Kamis (4/1/2018) dilanda infeksi usus.
Kapal pesiar The Sea Princess, yang merupakan bagian dari armada Princess Cruises, menyelesaikan perjalanan terakhir dari dua minggu perjalanan pulang pergi mereka di antara Brisbane dan Selandia Baru.
Dinas Kesehatan Queensland mengkonfirmasi, pengujian di atas kapal menemukan norovirussebagai penyebab meningkatnya kasus penyakit perut itu.
"Sekitar 200 orang diyakini telah terinfeksi virus tersebut," kata seorang juru bicara.
"Prosedur sanitasi dan tindakan pengendalian wabah yang tepat telah diberlakukan dan kapal tersebut diperkirakan akan menjalani pembersihan menyeluruh lebih lanjut saat berada di Brisbane."
Dalam sebuah email kepada para penumpang, perusahaan Princess Cruises mengatakan bahwa pihaknya telah
"melaksanakan program sanitasi komprehensif berkoordinasi dengan beberapa otoritas kesehatan masyarakat internasional".
"Kami juga telah mengatur agar kapal tersebut menjalani desinfeksi tambahan di Brisbane," tulis perusahaan tersebut.
Kapal pesiar The Sea Princess bisa menampung hingga 2.000 tamu dan 910 awak, dan dilengkapi dengan sebuah kasino, kolam renang, dan fasilitas olahraga.
Tarif untuk pelayaran ke Selandia Baru selama 14 hari berkisar mulai dari $ 2.000 (atau setara Rp 20 juta) sampai $ 6.600 (atau setara Rp 66 juta) per orang.
Tahun lalu, kapal pesiar lainnya dari perusahaan tersebut, yakni The Sun Princess, mengalami beberapa wabah infeksi usus.
Sebuah pelayaran ke Papua Nugini menjadi kacau bagi setidaknya 140 penumpang pada Februari lalu.
Para penumpang mengklaim bahwa virus tersebut
"sudah merajalela sebelum kami masuk kapal"uangkap sala seorang penumpang.*(detiknews.com)

Berita Lainnya
GOLKAR Allout Rebut Kursi DPR Dapil Riau 1, Ada Nama Sudirman Almun dan Mantan Gubri
Alhamdulillah.... Salman, Siswa Korban Tertimpa Pagar Sekolah Kini Telah Siuman
Sekolah di Dumai Pulangkan Anak Didik Lebih Awal 'Kabut Asap Makin Tebal'
Bisa Dipidana, Jika KPPS Tak Umumkan Sertifikat Perhitungan Suara
Parah! Dengan Modus Kawin Kontrak,Pria Ini Jual Para Korbannya
PT. Lahan Tani Sakti, Jalin Silaturahmi Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W di Desa Pondok Kresek
Tahun 2020 Sensus Penduduk Dilakukan Secara Online
Haru, Guru Honorer K2 Gantian Berorasi
MA Batalkan BPJS Kesehatan, Pemprov Riau Terlanjur Alokasikan Anggaran Rp156 Miliar
BPBD Bersama Kodim 0314 Inhil Lakukan Karya Bhakti di Ponpes Darul Masakin Sungai Beringin
Pemkab Kampar Gelar Pasar Murah di 8 Kecamatan
Diduga Mabuk,Sopir Ini Tambrak Mobil Jenazah