PILIHAN
Disdagperin Kab Bengkalis ''Orang Kaya'' dan PNS Diimbau Jangan Pakai Gas 3 Kg
BUALBUAL.com, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis mengimbau kepada golongan 'orang kaya' dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis tidak lagi menggunakan tabung gas yang dikhususkan untuk masyarakat miskin, yakni tabung gas elpiji 3 kilogram (KG) atau tabung gas melon.
Selain kepada masyarakat 'orang kaya' dan PNS, imbauan yang sama agar tidak menggunakan tabung gas itu, juga kepada pengusaha-pengusaha di daerah ini yang sudah memiliki omset di atas Rp1 juta.
Demikian disampaikan Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, H. Raja Arlingga melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Burhanuddin kepada sejumlah awak media, Jum'at (4/5/18).
Menurut Burhanuddin, selama ini masih ada kesalahan dalam penggunaan 3 Kg yang disubsidi ini. Seharusnya hanya digunakan orang yang tidak mampu, namun pihak-pihak golongan menengah ke atas dan usaha yang memiliki omset tinggi juga memakainya.
"Golongan menengah dan usaha-usaha seperti itu, seharusnya beralih ke gas non subsidi," ungkapnya.
Imbauan ini ditambahkan Burhanuddin sebagai upaya untuk menghindari dan meminimalisir terjadinya kelangkaan gas melon itu. Karena selain faktor jadwal pendistribusian pada hari kalender merah dihentikan, pemakaian yang tidak tepat sasaran juga memicu kelangkaan. Padahal, sesuai dengan hitungan kuota tabung gas melon untuk di daerah ini mencapai 4 juta lebih tabung setahun dari Pertamina idealnya sudah mencukupi.
Sementara itu, menghadapi Ramadhan dan Hari Raya IduL Fitri 1439 Hijriah/2018 Masehi mendatang, Disdagperin akan memastikan pendistribusian gas elpiji melon ini berjalan lancar. Sehingga tidak terjadi kelangkaan.
"Khusus Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina tetap menyalurkan gas elpiji 3 Kg setiap hari termasuk hari libur. Ini kebijakan Pertamina yang baru, kita minta tetap mendistribusikan gas tersebut," imbuhnya.***
riauterkini.com

Berita Lainnya
Pengamat Ekonomi Riau Sarankan Perbaikan Infrastruktur Objek Wisata 'Tarik Minat Pengunjung'
Seharian Tidak pulang, Bocah Malang di Tualang Siak di Temukan Hanyut Di Sungai
Pemprov Lakukan Langkah Hukum, Laporkan Suporter PSPS ke Polda Riau 'LAM Riau Mendukung'
Novanto Kembalikan Uang Rp. 5 M KPK Analisis Asal Muasalnya
Bupati Inhil Hadirkan Pelaku Industri Kelapa Sebagai Peserta 'Seminar Nasional'
Pemprov Riau akan Tambah Modal Rp300 Miliar, Demi Jadi Pemegang Saham Mayoritas BRK
Harga BBM Pertamax dan Dex Naik
Karhutla Kembali Marak di Riau, Titik Api Meningkat
Sebelum ramadhan, Pemkab Inhil Akan Keluarkan Surat Edaran
Waterpark Harationica Duri Makan Korban, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berenang
Guru Sertifikasi Masih Bertahan di Kantor DPRD Pekanbaru, Demo Penghapusan TPP
Bupati HM. Wardan, Turut Berjibaku Padamkan Api di Tempuling