Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Aksi Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru Gagal usai Kepergok Patroli Polisi
Perampok ini diduga hendak menggasak mesin ATM BNI yang ada di lokasi. Tak main-main, satpam berisinisial YP yang kebetulan berdinas ketika itu jadi sasaran, di mana paha sebelah kirinya ditembak pelaku, bahkan celananya berisi dompet juga diambil.
Informasi dari kepolisian, ketika itu YP melihat orang tak dikenal menggunakan mobil berhenti di depan pagar. Berselang kemudian, pelaku meloncati pagar dan menghampiri satpam tersebut.
Tanpa ampun, perampok tersebut menodongkan senjata dan menembak paha YP hingga terluka. Dalam keadaan tak berdaya, pelaku melucuti celana korban dan mengambilnya. Dalam celana tersebut juga ada dompet YP.
Usai 'melumpuhkan' satpam, perampok yang ditaksir berjumlah lebih dari satu orang ini kemudian mengarahkan sasarannya dengan membongkar mesin ATM BNI di lokasi kejadian. Diduga, pelaku hendak menggondol uang di dalamnya.
Aksi nekat para pelaku tak berhenti di situ saja. Mereka kemudian mengikat mesin dengan tali sling lalu menariknya menggunakan mobil. Sampai di situ, perbuatan perampok nekat tersebut akhirnya terhenti.
"Pada saat bersamaan mobil patroli Polsek Tampan berisi dua anggota polisi lewat di lokasi. Anggota kita curiga karena melihat pintu ATM terbuka dengan tidak wajar, kemudian ada mobil di depannya," tutur Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda.
Ia melanjutkan, berkat kecurigaan itu membuat polisi patroli berhenti untuk mengecek dan memastikan. Sadar kalau ada polisi tiba, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil tersebut.
Aparat berwajib yang hendak melakukan pengejaran harus mengurungkan niat, setelah melihat korban YP terluka. "Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) untuk mendapat pertolongan medis," singkatnya.
Diduga, senjata yang digunakan pelaku perampokan tersebut berjenis airsoft gun. Setakat ini, kepolisian sedang memburu para pelaku. Sementara korban yang selamat sudah dirawat.
Kini pihak berwajib tengah memburu para pelaku, dan kasusnya dalam penyelidikan. "Masih diselidiki," pungkas Ipda Budhia Dianda pada Senin (18/6/2018) siang. *(grc)
.jpg)

Berita Lainnya
KIP: Mayoritas BUMN Pelit Informasi Publik, Potensial Korupsi
Masyarakat Diimbau Waspada, OJK Awasi Investasi Kampung Kurma di Riau
Bupati Bengkalis Amril Mukminin, ikut Pawai Ta'ruf MTQ 38 Tingkat Provinsi Riau Di Kampar
Rusli Efendi Bakal Maju Di Pilgubri 2018
Karena Pungli Sertifikat Tanah, Pejabat BPN Inhu Dituntut 5 Tahun Penjara
Peringati HKN ke-55 dan Milad RSUD Puri Husada, Lomba Handy Hygiene Dance Berakhir Dengan Meriah
Cabup Buton Tahanan KPK Menang, Kemendagri: Wakilnya Akan Dilantik
Menristekdikti: Keluar Saja! Jika Bermain Berpolitik di Kampus
Team Opsnal Reskrim Polsek Mandau, Ringkus 2 Pelaku Narkoba Jenis Sabu
Menangkan Wardan dan SU, Relawan Tembilahan dan Sekitarnya Dirikan Posko
PKS: Dubes RI Sudah On The Track, Dalam Penanganan Isu Habib Rizieq
Kamu Harus Tahu 7 Khasiat Minyak Kelapa yang Mengejutkan