PILIHAN
Usai Penggal Leher Tetangga, Udin Nyanyikan Lagu Indonesia Raya
bualbual.com, Polisi masih menyelidiki motif Udin (35) bunuh tetangga sendiri bernama Baina (70),warga Desa Bararawa Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Pelaku menebas leher korban sebanyak dua kali hingga kepala korban terpisah dari badan. Selanjutnya, pelaku membawa kepala korban ke tengah jembatan di atas Sungai Paminggir.
Pelaku melihat tiang bendera tepat di tengah jembatan. Pelaku kemudian menyanyikan Lagu Indonesia Raya.
“Saya menyanyikan Lagu Indonesia Raya karena merasa sudah merdeka,” terang Udin ketika dicecar wartawan tentang alasannya menyanyikan Lagu Indonesia Raya usai membunuh korban.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, pelaku membuang kepala korban ke Sungai Pamingir. Kepala korban baru bisa ditemukan keesokan harinya pukul 12.45 wita.
KBO Reskrim Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Ipda Rianda Putra Utama di Amuntai, Rabu mengatakan, penyidik belum bisa memastikan pelaku mengalami gangguan jiwa.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku menghabisi nyawa korban pada Minggu (29/7) pukul 19.00 wita di Desa Bararawa Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kejadian bermula saat Udin berselisih dengan anak lelaki Baina. Udin bermaksud mencari anak Baina. Ia keluar rumah dalam kondisi mabuk. Ia menghunus sebilah parang, sambil mengamuk. Udin memecahkan rumah warga, kemudian mendatangi kediaman Baina.
Setibanya di rumah Baina, Udin mencari sasarannya yang merupakan anak lelaki Baina. Namun Udin tak menemukan orang yang dicari.
Baina dan menantunya Masni pun jadi sasaran Udin. Ia mengejar kedua perempuan tersebut. Masni yang melihat kedatangan Udin langsung berlari ke luar rumah, seraya berteriak meminta tolong.
Baina yang sudah lansia (lanjut usia) tak bisa menyelamatkan diri. Udin pun membantai Baina. Ia gorok leher Baina hingga kepala terpisah dari badan.
Udin kemudian membawa kepala Baina dan membuangnya ke sungai. Tetangga Baina sempat mengejar Udin hingga ke sungai. Ia sempat berkelahi dengan Udin. Namun ia kalah.
Pria itu sempat direndam Udin di dalam air dan nyaris digorok. Beruntung, saat itu parang Udin jatuh ke dalam air.
Saat Udin sibuk mencari parangnya, tetangga Bainah tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menyeberangi sungai. Bersamaan dengan itu pula warga yang sudah ramai mengejar berhasil mengamankan Udin.
Udin kemudian diikat dengan tali dan ditelanjangi. Tak lama kemudian, sekitar pukul 20.50 WITA, personel Polsek Danau Panggang tiba dan mengamankan Udin dari amukan massa.
“Hampir sejam Udin bisa diamankan warga dan diikat di halaman rumah warga setempat agar terhindar dari amuk warga,” kata Kapolsek Danau Panggang, Ipda Iswandi, seperti dilansir prokal.
Udin langsung diamankan dan dibawa ke Polres HSU. Kepada polisi, pelaku mengaku membunuh korban karena kesal korban menolak memijati tubuhnya yang pegal setelah seharian membantu persiapan pernikahan di kampungnya.
Selain itu, pelaku juga kesal lantaran istrinya ampir seharian bertamu di rumah korban hingga waktu magrib. Padahal rencana semula sang istri turut bersamanya membantu persiapan pernikahan.
Editor: bbc
Sumber: pojoksatu.com

Berita Lainnya
Pihak RSUD Puri Husada Tembilahan Pinta Masyarakat Kenali Gejala DBD
Hasto Sebut Merindukan Soeharto Berarti Rindu KKN
Pendaftaran Beasiswa LPDP, Berikut Syarat dan Cara Mendaftarnya
Kabar Beredar Sekretaris DPRD Pekanbaru Dicopot Walikota!
Gubri dan Kajati Tandatangani MoU Perpanjangan Datun Deklarasi Penyelamatan Aset
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Canangkan Gerakan 2019 Prabowo Presiden
Belajar di Gedung DPRD Riau, Murid SD Kota Pekanbaru Tanya Tugas dan Masalah Dewan
Ribuan Warga Meranti Riau, Ikuti Aksi Bela Kalimah Tauhid
Pemkab Inhil Dan DPRD Setujui KUPA Dan PPAS - P APBD Tahun Anggaran 2019
Biaya Pengobatan Novel Baswedan di Singapore ditanggung APBN
IKTS Pekanbaru Sukses Gelar Seminar Motivasi Guna Perluas Wawasan
Pengurus Percasi Kampar resmi dilantik