PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Sekjen PDIP Beberkan Soal Kebobrokan Soeharto dan Tommy
BUALBUAL.com, PDI Perjuangan menggelar rapat koordinasi nasional (Rakornas) bersama pimpinan partai tingkat provinsi. Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto buka-bukaan kebobrokan rezim Orba di bawah kepemimpinan Soeharto.
Hasto mengungkit monopoli cengkeh yang dilakukan putra Soeharto yang kini menjadi Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto. Pada 1990 Tommy mendirikan badan dagang untuk monopoli cengkeh bernama Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh (BPPC). Badan ini membeli cengkeh murah ke petani, dan mengharuskan semua produsen rokok membeli dari situ.
"Kita masih ingat ketika petani cengkeh, keluarlah peraturan pemerintah dan kemudian bangkrutlah usaha cengkeh itu," kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).
Lalu Hasto mengungkit program mobil nasional era Soeharto yang nyatanya hanya untuk menguntungkan perusahaan Tommy Soeharto. Mobil bermerek Timor itu pun cuma ganti nama merek Korea.
"Ketika kemudian mencoba dengan alasan mencoba menguasai teknologi dengan membuat mobil ketika kemudian tiba-tiba terjadi pemalsuan mobil diimpor mobil dari korea diganti merek seolah-olah jadi mobil ciptaan Indonesia," kata Hasto.
Kemudian, kasus penyelewengan dana yayasan Supersemar pun tak lepas daroi sorotan. "Ketika yayasan Supersemar di mana BUMN wajib menyetor itu hanya untuk kepentingan kroni-kroninya," ucap Hasto.
Hasto secara tegas menyatakan bahwa pernyataan Wasekjen Ahmad Basarah sejalan dengan sikap partai. Pernyataan itu berbunyi Soeharto sebagai guru korupsi.
PDIP pun menegaskan tak mencalonkan caleg mantan terpidana korupsi. Kader yang terlibat korupsi juga bakal dipecat.
Hasto menyindir capres Prabowo Subianto dan Gerindra. Partai itu menyumbang banyak caleg bekas koruptor. Sedangkan sang Ketum bicara korupsi Indonesia stadium empat.
"Dengan demikian sikap dari Pak Ahmad Basarah itu juga menunjukkan sikap kita bersama di mana PDIP itu juga anti KKN," kata Hasto.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto meminta Laskar Berkarya untuk melaporkan Ahmad Basarah ke pihak berwajib. Laporan tersebut terkait pernyataan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu yang menyebut Soeharto adalah guru korupsi.
"Saya minta Laskar Berkarya sebagai sayap partai untuk menuntut. Karena faktanya tidak demikian," kata Tommy dalam sambutan pada pengukuhan DPP Laskar Berkarya di Bogor, Jumat (30/11).
Menurut Tommy, korupsi justru secara masif terjadi di era reformasi hingga sekarang ini. Hal itu dibuktikan dengan banyak para pelaku yang ditangkap dan dijebloskan ke penjara akibat terjerat kasus korupsi.
"Bahwa Orba dinyatakan KKN, biangnya KKN dan sebagainya. Tapi nyatanya, fakta hukumnya itu membuktikan bahwa selama reformasi ini sudah ratusan orang kena OTT (operasi tangkap tangan)," terang Tommy.
Sumber: merdeka.com

Berita Lainnya
Tingkatkan Pelayanan, Berobat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Kini Bisa Online
Seorang Suami di Desa Payung Sekaki Rohul Dipolisikan, Karena Dorong Istri Sampai Kepala Robek
Repdem Desak Presiden Mencabut Perpres Nomor 111 Tahun 2013 tentang BPJS
Polsek Bengkalis Boyong MP, Setelah Kedapatan Maling Rumah Warga
FPKB Minta Bupati Inhil Evaluasi Kepala Dinas Terkait, Pembangunan Sering Terlambat dan Gagal
Bupati Inhil Terpilih HM Wardan Ajak Masyarakat Kerjasama Bangun Daerah
Pemulangan Warga Riau di Malaysia Dilakukan Bertahap 'Wabah Virus Corona'
Lewat Drama Adu Finalty 4-3, PS. Mandah Sukses Raih Tiket Kemenangan Atas PS. Sungai Batang "Bupati Cup Inhil 2019"
Dewan Minta Belasan Kepala Sekolah yang Plesiran ke Luar Negeri Diperiksa
Pengemis Mulai Marak di Pekanbaru, Dinas Sosial Mulai Lakukan Razia
Pegawai dan Honorer Pengadilan Negeri Bengkalis Dites Urine