PILIHAN
Tim Jokowi Klaim Usulan Masyarakat, Nama BW Dicoret dari Panelis
BUALBUAL.com, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut, pencoretan nama mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto sebagai panelis debat pemilihan presiden (pilpres) berasal dari usulan masyarakat.
Menurut Hasto, masyarakat keberatan karena pria yang akrab disebut BW itu pernah menjadi tim sukses calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno yang sempat maju dalam pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta pada 2017.
"Kami terima banyak surat termasuk dari media sosial bahwa marwah KPU yang independen harus diproses. Sedangkan Pak BW pernah menjadi bagian kampanye Pak Sandi," ujar Hasto saat ditemui di Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/1).
Selain pernah menjadi tim sukses dalam kampanye pilkada DKI, menurut Hasto, Bambang juga beberapa kali menjadi tim sukses di sejumlah pelaksanaan pilkada lain. Hal itu diyakini akan memengaruhi proses debat yang digelar 17 Januari mendatang.
"Kurang elok kalau panelis berpihak pada salah satu paslon. Jadi itu hal biasa yang disampaikan masyarakat, dan kami menjabarkan ke KPU keberatan masyarakat itu," katanya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, KPU resmi mencoret mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan Koordinator Indonesia Corruption dari panelis debat pilpres.
Selain Bambang, KPU juga mencoret Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo sebagai panelis.
Pencoretan keduanya diklaim merupakan kesepakatan kedua kedua tim kampanye pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 dan 02.
Sementara nama lain yang telah diusulkan tetap masuk dalam susunan calon panelis debat pertama yaitu Guru Besar Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, Mantan Ketua MA Bagis Manan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Ahli Tata Negara Bivitri Susanti, dan Margarito Kamis.
Sumber: cnnindonesia

Berita Lainnya
Bin: KPU Untungkan Jokowi, Hasto Pasang Badan Wajar
Ekonomi Terpuruk, HMI Cabang Serang Tagih Janji Jokowi
Cek Nama Kamu Terdaftar Sebagai Penerima BLT Karyawan Swasta Rp 600 Ribu Per Bulan?
Prof Bagir Manan Bersama Konstituen Dewan Pers Siap Beri Kesaksian di Sidang MK
Timses Jokowi Akan Laporkan Pelaku Kampanye Hitam Pilpres 2019
Di Riau Presiden Jokowi Dapat Paparan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
Momen Hangat di Kremlin: Putin Terima Ucapan Paskah dari Prabowo
Harga Premium Batal Naik, Demokrat: Jokowi Kurang Bijaksana
Presiden Jokowi Janji Gaji Perangkat Desa Akan Seperti PNS Golongan ll A sebesar Rp 1,92 Juta
Presiden Jokowi Tawarkan Kerja sama Investasi, Jepang Garap Proyek di Natuna
Ketua GNPF: Cawapres Jokowi, KH Ma'ruf Amin Sedang Sakit
Ketua LAM Riau Mendukung Adanya Menteri dari Riau di Kabinet Jokowi-Maruf