PILIHAN
Tiga Terdakwa di Bengkalis Ajukan Banding 'Divonis Mati'
BUALBUAL.com, Penasehat Hukum (PH) tiga terdakwa 55 kilogram sabu dan 46.718 butir ektasi yang telah di Vonis pidana mati oleh Pengadilan Negeri Bengkalis melakukan upaya banding.
Upaya banding tersebut, disampaikan langsung Farizal, SH, PH ketiga terdakwa saat dihubungi wartawan, Sabtu 26 Januari 2019. Diutarakan Fahrizal, bahwa dalam masa 14 hari setelah menyatakan banding pada tanggal 17 Januari kemarin, pihaknya sedang menyiapkan memori banding ke Pengadilan Tinggi (PT).
"Kita sedang menyiapkan memori banding ni, karena vonis hukuman mati terhadap ketiga klien kami tersebut sangat memberatkan, jika dibanding bukti-bukti telah telah kita pegang. Artinya putusan Majelis Hakim belum memenuhi rasa keadilan, "ujar Fahrizal singkat.
Sebelumnya, pada Kamis 17 Januari kemarin, Majelis Hakim PN Bengkalis yang dipimpin oleh Ketua Dr Sutarno, SH, MH, didampingi dua Hakim anggota Wimmi D Simarmata dan Rizky Mismar, menjatuhi hukuman mati terhadap tiga terdakwa dengan dibacakan satu persatu.
Tiga terdakwa yang dihukum mati ini bernama Dedi Purwanto (25), Juliar (23) dan Andi Syahputra (27), lantaran secara sah dan sengaja telah melakukan pemufakatan jahat dengan menguasai narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dan dikenakan pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) undang-undang 35 tahun 2009.
Sumber: RGC

Berita Lainnya
40 Tokoh Indonesia di Undang Raja Salman Naik Haji
Bawa Sabu, Sule Ditangkap Polresta Bogor Kota
Polres Kampar Tangkap Mantan Kades Pengedar Narkoba 'Sempat Buron'
H. Fuad Ahmad Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD Golkar Rohil
Lagu Keos Plus: "Bukan Lautan Hanya Kolam Susu" Benar-Benar Ada di Indonesia!
Karena Wabah Corona Sembilan Hotel di Batam Tutup, Ratusan Pekerja Dirumahkan
Miliki Paket Daun Ganja Kering Pelaku Penganiayaan Dedek langsung Ditahan Mapolsek Lima Puluh Pekanbaru
Lagu '2019 Prabowo Sandi' Ciptaan Sang Alang Bakal Segera Diluncurkan
141 Warga Pekanbaru Ditangkap Buang Sampah Sembarangan
Polda Riau Giat Sosialisasikan P4GN
Dorong Harga Kelapa Terus Naik, Ini yang Diperjuangkan Abdul Wahid
Aksi Solidaritas Menolak Pembungkaman Suara Mahasiswa dan Tindakan Represif Aparat Kepolisian