PILIHAN
Terindikasi Malware Google Hapus Aplikasi Filter Kamera
BUALBUAL.com, Aplikasi filter kamera sangat populer khususnya di kalangan wanita. Selain mempercantik selfie, pengguna juga dapat mencoba berbagai filter serta stiker menarik di dalamnya.
Terkini, beberapa aplikasi filter kamera dan “beauty camera” dikabarkan berisi malware di PlayStore. Dilansir dari laman Tech Radar, Google telah berhasil menghapus 29 aplikasi terindikasi malware yang sebelumnya ditemukan oleh perusahaan keamanan Trend Micro.
Aplikasi tersebut merupakan aplikasi filter kamera dan “beauty camera” yang populer di wilayah Asia.
Beberapa aplikasi tersebut di antaranya, Pro Camera Beauty, Emoji Camera, Selfie Camera Pro, Awesome Cartoon Art, Photo Editor, Cartoon Art Photo, Fill Art Photo Editor, Art Filter dan 21 aplikasi lainnya. Dari 29 aplikasi tersebut, 11 di antaranya telah diunduh lebih dari 100.000 kali.
Beberapa aplikasi tersebut menampilkan iklan satu layar penuh saat pengguna mengunci ponsel mereka. Saat diketuk, salah satu iklan nantinya akan mengunduh konten pornografi.
Yang lebih parah, aplikasi akan mencoba teknik phishing untuk mendapatkan informasi pribadi pengguna.
Selain itu, beberapa aplikasi filter kamera tersebut juga mengunduh foto-foto yang diunggah pengguna ke platform media sosial lain. Foto tersebut nantinya akan digunakan untuk akun media sosial palsu.
Nantinya, aplikasi yang terindikasi malware tersebut membuat proses penghapusan aplikasi menjadi sangat sulit. Ini dikarenakan penjahat siber menyembunyikan ikon aplikasi tersebut agar pengguna kesulitan untuk menghapusnya.
Sumber: okezone/Edior: med
Beberapa aplikasi tersebut menampilkan iklan satu layar penuh saat pengguna mengunci ponsel mereka. Saat diketuk, salah satu iklan nantinya akan mengunduh konten pornografi.
Yang lebih parah, aplikasi akan mencoba teknik phishing untuk mendapatkan informasi pribadi pengguna.
Selain itu, beberapa aplikasi filter kamera tersebut juga mengunduh foto-foto yang diunggah pengguna ke platform media sosial lain. Foto tersebut nantinya akan digunakan untuk akun media sosial palsu.
Nantinya, aplikasi yang terindikasi malware tersebut membuat proses penghapusan aplikasi menjadi sangat sulit. Ini dikarenakan penjahat siber menyembunyikan ikon aplikasi tersebut agar pengguna kesulitan untuk menghapusnya.
Sumber: okezone/Edior: med

Berita Lainnya
Untuk Bangun Rumah PNS, TNI, dan Polri, Pemerintah Bereskan Lahan Sengketa
Megawati Kenapa Diam? Terkenang Humanisme Sukarno
Progres Jalan Tol Pekanbaru-Dumai , PT HKi seksi 5 sudah mencapai 93 %, Pengerjaan Diharapkan Rampung Tepat Waktu.
Pengamat: Polisi Harus Selidiki Adanya Lafaz Allah dalam Dekorasi Natal
Sebanyak Tiga Orang Asisten Kejati Riau Dimutasi
Jelang Tahun Baru, Penjualan Kondom Laris Manis
Program Bedah Rumah di Pelalawan Malah Mangkrak 'Bangunan Terlanjur Dirobohkan'
Digagahi Ayah Tiri,Siswi SMP di OKU Hamil
Ayo Daftar Segera, Masyarakat Kuala Patah Parang Gelar Pacu Pompong Berhadiahkan Puluhan Juta
Setelah Kampar, Kab Meranti Mencalonkan Diri Sebagai Tuan Rumah Porprov 2019
Bertemakan "QHSE" PT HK & PT HKi PekDum Seksi 5 Peringati Bulan Ke3 Nasional ke 50 Dengan Serangkain Lomba
Manuver Politik, Nasdem Coba Ambil Alih Pendukung Prabowo Yang Kecewa