PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Lukman Edy Tuding Data Real Count Kubu Prabowo Bermasalah
BUALBUAL.com, Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Lukman Edy, menuding data real count Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bermasalah.
Hal itu diketahui setelah Direktorat Saksi TKN membedah data kubu Prabowo yang diklaim memenangkan Pilpres 2019 dengan meraih suara 62 persen.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tidak menjelaskan dari mana mendapat data real count tersebut. Namun ia memiliki data itu dengan memperlihatkan pada sejumlah awak media.
Sejauh ini TKN telah menemukan dua masalah pada data tersebut. Masalah pertama terjadi di Provinsi Lampung. Edi mengatakan Direktorat Saksi TKN sudah memasukkan data 50 persen C1 dari Lampung.
Hasil data tersebut menunjukkan pasangan Jokowi-Amin meraih 57,67 persen, sementara Prabowo-Sandi meraih 42,23 persen.
Edi mengatakan persentase kemenangan Jokowi-Amin tak berbeda jauh dengan quick count di tiga lembaga survei yakni Charta Politika, LSI Denny JA, dan SMRC.
"Di sana (kubu Prabowo) ternyata kami dibuat 40,91 persen, dan 02 menang 59,09 persen. Ternyata setelah kami lihat bohong, dia hanya memasukkan 30 TPS saja di Lampung," kata Edi.
Masalah kedua, kata Edi, terjadi di Provinsi DKI Jakarta. Sejauh ini Direktorat Saksi TKN sudah memasukkan data 40 persen dari Jakarta. Hasilnya menunjukkan Jokowi-Amin meraih suara sebanyak 55,4 persen.
"Sementara pihak sebelah menyatakan menang di Jakarta. Setelah kami lihat hanya 300 TPS (yang) dimasukkan (BPN). Sekali lagi ini kebohongan kedua," kata Edi.
Tak Ada Rekapitulasi Tingkat Desa
Edi mengatakan pihaknya juga mengalami kendala dalam menghitung suara berdasarkan C1. Ketiadaan rekapitulasi suara tingkat desa pada Pemilu 2019 menjadi satu kendala.
"Kendala kami dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sama, Pemilu sekarang tidak ada rekapitulasi tingkat desa. Pemilu 2014 entry data C1 cepat karena umumnya melakukan entri di tingkat desa, bukan tingkat TPS," kata Edi.
Edi menjelaskan rekapitulasi tingkat kecamatan sudah di mulai hari ini. Ia berharap proses memasukan data C1 lebih cepat dan bisa selesai dalam waktu dua hari ke depan.
Ia menjelaskan Direktorat Saksi TKN terdapat 240 orang bekerja memasukkan data C1 yang dibagi dalam tiga sif dalam satu hari tanpa henti. Setiap satu sif terdiri dari 80 orang yang bekerja.
Mereka bekerja dalam Ruang Legian hotel Gran Melia, Jakarta, yang oleh TKN sebut sebagai War Room. Dalam ruangan itu terdapat 16 meja dengan enam komputer setiap meja dan dua meja dengan empat komputer setiap meja.
"Saat ini sudah masuk 14,6 persen dari 813.350 TPS, lebih maju sedikit dibanding KPU punya 11,1 persen data masuk. Kami diposisi 56,16 persen, sementara KPU 54,8 persen," kata Edi.
Edi menambahkan Direktorat Saksi TKN memiliki aplikasi pelaporan saksi dari TPS yang bernama JAMIN. Aplikasi itu memudahkan saksi melaporkan perhitungan suara serta foto C1 dari TPS.
"JAMIN aplikasi yang kami buat untuk melakukan koreksi terhadap C1 di seluruh Indonesia," kata Edi.
Sumber: cnnindoneisa.com

Berita Lainnya
Penemuan Sesosok Mayat Laki-laki di Perairan Sungai Laut, Inhil
Mella Yulindra Dinobatkan Jadi Dara Riau 2019 'Mahasiswa STAI Negeri Bengkalis'
Kenaikan Tarif Jasa Pengiriman, Membuat Pelaku Usaha Online Mengeluh
Terancam Dipenjara Lional Messi Jelang El Clasico
BAZNAS Riau Mempunyai Program Bantuan Usaha Kepada Pedagang Sayur
Bupati HM. Wardan Lantik Pejabat Kepala Desa Nyiur Permai Kecamatan Keritang
Waspada Virus Corona, Polsek, IDI, dan Puskesmas Tembilahan Hulu Sosialisasi ke Pengendara yang Melintas
Akhirnya Trump Melunak, AS Kembali Buka Dialog dengan Korea Utara
Bupati Inhil Lantik Dan Ambil Sumpah 3 Kepala Desa
Zurnalis. ST: Pantai Solop Memiliki Potensi Kawasan Aristektur Pesisir, Pemda Inhil Harus Jaga untuk jangka panjang!
Kapolres Kota Dumai Sambut Baik Sejumlah Komitmen Masyarakat
DAU Kelurahan Rp15 Miliar Bisa Digunakan Jika Sudah Terima SK