PILIHAN
KPK Bawa Dua Koper, Usai Geledah Kantor dan Rumah Dinas Walikota Dumai
BUALBUAL.com, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua koper dari kantor dan rumah dinas Walikota Dumai, Riau. Koper yang diduga berisi dokumen tersebut merupakan hasil penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK, Jumat (26/4/2019).
Dari pantauan CAKAPLAH.COM pemeriksaan dan penggeledahan di kediaman dan Kantor Walikota Dumai berlangsung cukup lama yakni dari pukul 10.30 wib dan berakhir sekitar pukul 17.00 wib sore tadi. Selain menggeledah rumah dan kantor, KPK juga memeriksa mobil dinas walikota Dumai.
Saat meninggalkan kantor Walikota Dumai, tidak ada satupun petugas KPK yang mau memberikan komentar kepada awak media terkait kasus apa sehingga harus melakukan penggeledahan.
Pun demikian Walikota Dumai H Zulkifli As, juga belum memberikan keterangan.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informasi Kota Dumai Muhammad Fauzan juga belum menberikan keterangan terkait pemeriksaan dan pengeledahan tersebut.
Sebelumnya Walikota Dumai Zulkifli As pernah dipanggil KPK sekitar bulan Agustus 2018 untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah RAPBN-P tahun anggaran 2018.
Namun Zulkifli mengaku tak tahu aliran duit kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018.
"Saya tak tahu," kata Zulkifli saat keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).
Dilansir detik.com, KPK juga telah menetapkan empat tersangka dalam kasus itu, yakni anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Eka Kamaluddin (perantara), Yaya Purnomo (mantan pejabat Kemenkeu yang terkena OTT), serta seorang kontraktor Ahmad Ghiast.
Terakhir pada hari ini KPK mengumumkan penetapan tersangka terhadap Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman setelah sebelumnya rumahnya digeledah. Budi diduga memberikan suap ke Yaya.
Sumber : Cakaplah

Berita Lainnya
Beri Bimbingan Calon Pengantin, Hj Zulaikhah: Pernikahan Sesuatu yang Sakral
Setelah Jadi Plt, Isdianto Bimbang Maju Gubernur atau Wakil Gubernur 'Pilkada Kepri'
Buyung Poetra Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Kulit Padi Pertama di Indonesia
Semangat Gotong Royong TMMD ke101 Kodim 0314/Inhil Bersama Masyarakat Hampir Rampungkan Pekerjaan
Kapolda Serta Jajaran Tak Bisa Atasi Karhutla, Presiden Ancam Copot Pangdam
7 Alasan Mengapa Masih Banyak Orang Takut Jatuh Cinta
Danramil 07/Reteh, Kapten Arm Syahrul Effendi P Melepas Pawai Ta'ruf 1 Muharam 1441 H
#Yang Gaji Kamu Siapa? Bawaslu: Ucapan Itu Bukan Pelanggaran
Gebyar DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati HM. Wardan Resmikan SMP Satu Atap dan Rumah Tahfidz di Kemuning
Terkesan Membiarkan, masyarakat Desak kabag kesra Inhil lakukan rombak pengurus masjid YAMP
Bapenda Pekanbaru Turunkan Tim Copot Reklame tak Berizin, Untuk Antisipasi Pengusaha Nakal
Narapidana Terorisme Jaringan Pak Ngah Dipindahkan ke Rutan Kelas IIA Tembilahan