PILIHAN
Terjadi Lagi, Input Data C1 TPS 03 Kebun Lado Kuansing Riau, Suara Prabowo Berkurang
BUALBUAL.com, TELUKKUANTAN - Dugaan kecurangan pengimputan data C1 oleh KPU kembali terjadi. Kali ini entri suara untuk pasangan Prabowo - Sandiaga Uno kembali berkurang.
Pengurangan suara untuk Prabowo - Sandi ini menyebar di Kuansing melalui medsos yang diunggah lewat akun face book Suryandi Andi.
Melalui unggahan screen shot yang diunggah tersebut, dugaan kecurangan pengurangan data C1 ini terjadi di TPS 3 Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Berdasarkan data C1 diketahui pasangan Prabowo - Sandi memperoleh suara 158, namun dalam entri KPU hanya ditulis 58 suara, sehingga terjadi pengurangan sebanyak 100 suara.
Sementara untuk pasangan Jokowi - Ma'aruf Amin, jumlah perolehan suara di C1 83 dalam entri tetap ditulis 83 suara. Total suara sah 241 suara tidak sah 3 suara.
Pengecekan data C1 dengan pengimputan di KPU terlihat ditelusuri 27 April 2019 Sabtu kemarin.
Ketua KPU Kuansing, Adanan Saleh, S.Ag dikonfirmasi Ahad (28/4/2019) petang sebut sudah dilakukan perbaikan di PPK. "Sudah di perbaiki di PPK, di hologramnya sama dengan di atas, tapi salinannya yang di entri iya seperti itu," jawab Adanan Saleh.**
Sumber: riauterkini.com

Berita Lainnya
Dinas PKP Inhil Wajibkan Perusahaan Mempunyai Racun Api
PT.PHR Akan Gelar Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) Tahun 2022, Undang Media Di Duri
Covid-19 Makin Merebak, Kapolsek Mandau Arvin Hariyadi : Minta Masyarakat Kurangi Aktivitas Diluar Rumah Dan Tidak Melakukan Hajatan
Mengalami Defisit Anggaran, 7 Dosen STAIN Bengkalis Berhentikan
Akibat Cuaca Buruk Kapal Bermuatan Kelapa Tengelam di Perairan Pulau Cawan-Mandah
Divonis Seumur Hidup Terdakwa 98 Kg Narkoba, JPU Ajukan Banding!
Puluhan Pengurus PAC Segel Kantor DPD PDIP Riau
Riska Tetap Tersenyum Sambut Kedatangan Bupati Kampar
Untuk Finishing Gedung Kejati Riau, Dinas PUPR Lelang Paket Rp39 Miliar
Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku 'Amankan Suara'
Caleg Bercadar Mundur dari PBB 'Saya tunduk pada ijma Ulama'
KPK: Akan Ada Tersangka Baru Korupsi e-KTP