PILIHAN
Bawaslu Minta Gerindra Riau Jemput Uang Rp506 Juta 'Dugaan Politik Uang Tak Terbukti'
BUALBUAL.com, PEKANBARU - Bawaslu Kota Pekanbaru memutuskan untuk menghentikan kasus dugaan pelanggaran Pemilu Caleg oleh Gerindra berinisial DAA pada 16 April lalu. Karena Bawaslu tidak menemukan bukti pelanggaran.
"Kasusnya dihentikan, tidak dilanjutkan," kata Ketua Bawaslu kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution, Rabu (8/5/2019).
Disinggung mengenai alasan dihentikannya kasus tersebut, Indra mengatakan, karena tidak terpenuhinya unsur pidana setelah melakukan sejumlah kajian selama 14 hari.
"Jadi setelah diperiksa, kami menyimpulkan, mereka ini tidak ada unsur untuk mempengaruhi masyarakat untuk memilih, maka dari itu kasus ini dihentikan," kata Indra.
Disinggung mengenai barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp 506 juta yang ditahan Bawaslu dari DAA, Indra mengatakan akan dikembalikan.
"Kita akan kembalikan, sekarang memang masih sama kita barang buktinya. Tapi kita sudah undang pihak Gerindra untuk mengambilnya, kita sedang menunggu itu," imbuhnya.
Seperti diberitakan CAKAPLAH.com sebelumnya, pada tanggal 16 April lalu, Sentra Gakkumdu Bawaslu Pekanbaru, Riau, melakukan Operasi Tangkap tangan (OTT) di salah satu hotel di Pekanbaru terkait dugaan politik uang. Penangkapan ini terjadi pukul 13.30 WIB dimana ada empat orang diamankan beserta barang bukti.
Empat orang yang diamankan yakni berinisial PFI, BAN, MA dan DAA. DDA merupakan Caleg Gerindra untuk DPR RI. Selain itu juga diamankan uang sebanyak Rp506 juta yang diduga akan digunakan untuk serangan fajar.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
DPC KWRI Lampura Turut Berduka Cita Wafatnya Bapak BJ Habibie
Pemasangan MS Satu Jembatan Siak IV Pekanbaru, Disaksikan Langsung Oleh Masyarakat
Wow.. Musda KNPI Ke II Kab Lingga di Benan, Tinggalkan Hutang 40 Jt Kepada Masyarakat
Dua Orang Tergelincir Di Atas Jembatan Jumrah Hingga Jatuh Ke Sungai
Perjuangan PLN Untuk Alirkan Listrik ke Desa-Desa di Inhil
Shalat Jamaah Shaf Laki-laki di Belakang Perempuan, bagaimana hukum shalatnya?
Jafri: Ada Tiga Tingkatan orang yang berpuasa
FITRA Minta Pemprov Riau Transparan, Rencana Utang Rp4 Triliun
Pengamat: Gubernur Riau Lakukan Pembohongan Publik 'Sebut Karhutla Belum Mengkhawatirkan'
Aries Susanti Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing
Disnaker Rohil Merasa Tak Dihargai PT Sindora Raya 'Pembangunan PKS Tak Dilaporkan'
Lantik Pengurus PMI Sungai Batang, Hj Zulaikhah: Ini Terakhir dari 20 Kecamatan