PILIHAN
Hari Ini Kita Kembali Ke Zaman Otoriter 'RR: Saya Sedih'
BUALBUAL.com - Bangsa Indonesia sedang berada di persimpangan jalan. Rakyat dihadapkan pada pilihan apakah akan terus melanjutkan pemerintahan yang semakin otoriter atau bergerak mewujudkan perubahan.
Demikian disampaikan oleh Ekonom Senior Rizal Ramli (RR) saat menggelar jumpa pers di Roemah Djoeang, Jakarta, Rabu (22/5).
RR menyebutkan, rakyat Indonesia pernah berjuang melawan otoritarianisme pemerintahan. Bahkan ia sendiri juga mengaku pernah merasakan harus ditahan aparat hanya karena menginginkan negara yang demokratis.
"Saya waktu muda, umur 22 tahun diadili, ditangkap, dipenjarakan di penjara Sukamiskin. Karena inginkan negara yang demokratis, Indonesia yang adil," ujarnya.
RR menambahkan, dengan perjuangan yang susah payah, Bangsa Indonesia kemudian mendapatkan kehidupan yang lebih demokratis setelah reformasi. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, karena ia merasa saat ini negara kembali ke zaman otoriter.
"Tapi saya sedih sekali hari ini kita kembali ke zaman otoriter, aparat digunakan untuk menangkap orang sembarangan. Menggunakan undang-undang antimakar," sebutnya.
Padahal, menurut RR makar dalam bahasa Inggris berarti kudeta, yang hanya bisa dilakukan oleh organisasi yang memiliki senjata.
"Tidak bisa rakyat biasa tanpa senjata dengan damai melakukan kudeta. Padahal hak untuk berkumpul, menyatakan pendapat, mengekspresikan ketidakpuasan itu dijamin oleh UUD 1945. Artinya, kita berkumpul menyatakan pendapat asal dengan damai, tanpa kekerasan, itu dijamin oleh UUD 45," pungkasnya.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
BKD Riau Masih Tunggu Kepastian Soal Formasi CPNS
Mengapa? Shalat Rajin, Tapi Tetap Bermaksiat!
Kadis PUPR Bengkalis Ardiyansah : Luapan Air Dari Drainase Di Jalan Sudirman Duri, Akan Segera Diatasi
Hasil 'Real Count' Prabowo: Kita Sudah Menang 62 Persen
Kehadiran ritel modern Pasar Kayu Jati Pemkab DAN DPRD Inhil Harapkan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Harapan HM. Wardan Pemilu Kab Inhil Tahun 2018 Berjalan Lancar
Dorry Armadi Terpilih Sebagai Ketua Hipmawan Pekanbaru Periode 2019-2020
Dinas PUPR Tunggu Proses Lelang 'Perbaiki Jalan Rusak'
Aksi Damai 505 Pekanbaru, Massa Minta Agar "Ahok" Divonis Seberat-beratnya Sebagai kasus Penistaan Agama
Oknum Kades Cabuli Anak Dibawah Umur Di SUMUT
Kelangkaan Masker Terjadi di Tembilahan, Disdagtrin Inhil Lakukan Sidak ke Apotek
Kondisi Covid-19 di Riau: Satu Pasien Sembuh, Satu Lagi Pasien Dinyatakan Positif