PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Asrama Embarkasi Haji Antara Riau Tak Mampu Menampung Jumlah Jemaah Dua Kloter
BUALBUAL.com - Kabid Haji dan Umrah Kemenag Riau, Erizon, mengatakan bahwa seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) Riau hanya transit di Batam, selanjutnya langsung diterbangkan ke Arab Saudi.
Dijadwalkan untuk kloter pertama berangkat dari Pekanbaru pada tanggal 7 Juli, pukul 11.00 WIB malam, tanpa diinapkan di asrama Embarkasi Haji Antara Riau.
Sesuai peraturan penerbangan jemaah haji, seluruh penerbangan internasional di embarkasi Batam, 5 jam sebelum keberangkatan sudah berada di bandara Hang Nadim Batam. Karena itu, jemaah asal Riau sesuai kloter diberangkatkan pada jam 10.00 WIB dengan menggunakan pesawat Saudi Airline.
“Karena kita sudah ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara, tentu kita harus siap menanggung semua risiko yang kita hadapi. Termasuk memberangkatkan jemaah kita dari Pekanbaru menuju embarkasi Batam. Satu hari menjelang keberangkatan sudah kita berangkatkan ke embarkasi Batam,” ujar Erizon.
Dijelaskan Erizon, mau tidak mau dan siap tidak siap, Riau harus menjalankan Embarkasi Haji Antara dengan risiko CJH asal Riau tidak bisa diinapkan di asrama haji Riau, yang telah disiapkan. Kondisi tersebut dikarenakan asrama haji Riau saat ini tidak bisa menampung dua kloter jemaah dari daerah secara bersamaan.
“Itu kondisinya sekarang, dari awal asrama haji kita tidak bisa menampung dua kloter. Tapi kita tetap harus mendukung pelaksanaannya dengan risikonya jemaah kita tidak bisa diinapkan,” jelasnya.
“Kalau bagi jemaah asal Pekanbaru bisa saja langsung diberangkatkan ke Batam tanpa harus menginap. Di asrama haji hanya untuk istirahat dan selanjutnya diterbangkan langsung ke Batam sesuai jadwal. Yang dikhawatirkan nanti jemaah dari daerah yang akan diinapkan di asrama haji tidak akan mencukupi, dan harus mencari hotel sebelum diberangkatkan ke Batam,” tambahnya.
Erizon mengatakan, sejauh ini apa yang menjadi kekhawatiran pemerintah terkait ketidaksiapan asrama haji Riau harus dijalankan. Karena jika dipaksakan memasukkan CJH dari daerah di waktu yang bersamaan tidak akan bisa menampung jemaah. Untuk itulah jemaah dari daerah mencari hotel, jika diberangkatkan satu hari menjelang keberangkatan ke Batam.
“Karena kondisi seperti itu harus kita terima dan harus siap. Ada segi kelemahan jemaah tidak menginap dan tidak istirahat. Ada plus dan minusnya, kita menjalankan Embarkasi Haji Antara ini. Jadi jemaah dari daerah ini sesuai kloter berangkatnya setiap hari, tidak selang seling, begitu sampai di Pekanbaru, istirahat sebentar,” ungkapnya.
“Kalau yang ingin nginap daerah mencarikan hotelnya, tentu Pemkabnya yang menyiapkan. Kita mempersiapkan keberangkatan sesuai kloter jemaah sebanyak 12 kloter,” katanya lagi.
CJH Riau tahun 2019 jumlahnya 5.359 orang.***
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Camat Tembilahan Hulu Lepas Peserta Jalan Santai
Hebat!!! Prodi Biologi FKIP UIR Seminarkan Pendidikan Abad ke-21
Ahmad Hijazi Beberkan Ahmad Syah Harrofie Jadi Plt Sekdaprov Riau
Koramil 04/Kuindra Laksanakan Binter Terpadu di Desa Concong Dalam
Mantap! Tandan Kosong Kelapa Sawit Kini Bisa Dimanfaatkan Jadi Arang Briket
Harga kelapa Tak Kunjung Membaik, Sejumlah Pedagang di Inhil Menjerit
Kerja Keras, Bhayangkara FC Akan Pertahankan Gelar Juara Liga 1
Yuk Baca! Hukum Shalat dengan Shaf Bercampur Lelaki dan Perempuan, Sah atau Tidak?
Dishub Klaim Sudah Paling Baik? Traffic Light Simpang Mall SKA Pekanbaru Saling Bertubrukan
Manchester United : Paul Pogba Siap Turun Lawan Southampton
Politisi PSI Resmi Dilaporkan Polisi, Soal Tuduh Petani Bawang Bersandiwara
Ini Dia Jadwal Lengkap KPU Inhil