PILIHAN
Potret Kondisi Pelabuhan Domestik di Meranti Ambruk, Dishub Sudah Prediksi Akan Terjadi
BUALBUAL.com - Pelabuhan Domestik Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti ambruk sehingga menyebabkan ponton rusak parah Kamis (13/6/2019) sore kemarin.
Sementara objek tersebut tidak termasuk dalam Pengerjaan Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan pada 12 April 2018 lalu.
Hal itu dijelaskan Kabid Sarana Syakril SE,M.Sc. Ia menyebutkan, robohnya jembatan penumpang tersebut diakibatkan tiang pailing penahan atau penyangga ponton tumbang sehingga ramdoor terlepas dan lantai papan ponton roboh.
"Bukan tiang dolphin yang dibangun dalam Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan 2018 lalu yang ambruk. Tak mungkin itu yang ambruk, karena baru saja dibangun tahun lalu. Yang ambruk itu tiang pailing penyangga ponton yang dibangun pada tahun 2014 silam sehingga posisi ponton lepas dan hanyut ke tengah laut," ujarnya kepada beberapa awak media saat dijumpai di Pelabuhan Tanjung Harapan,Jumat 14/06/2019 sore.
Satu hari sebelum kejadian, ia mengaku bahwa pihaknya sudah memprediksi hal itu bakal terjadi. Untuk menghindari kecelakaan, pihaknya ambil keputusan untuk mengalih aktifitas pelabuhan pelabuhan domestik terkait ke Pelabuhan TPI.
Terangnya lagi, Kondisi pelabuhan memang tampak mengawatirkan. Beberapa hari sebelum kejadian, Pos Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) daerah setempat ambil langkah steril; mengalihkan posisi sandar semua armada laut tujuan Tanjung Samak untuk sementara waktu.
Adapun lokasi sandar yang menjadi pilihan sementara; tepat di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) aset Pemprov Riau yang pekerjaannya mangkrak.
Menyikapi hal itu juga, ia tidak bisa memprediksi kapan pelabuhan Domestik Tanjung Samak akan dibuka kembali. Disamping itu mereka mengaku sudah berupaya mengusulkan pembangunan pelabuhan baru, tepatnya di Dwi Tunggal Tanjung Samak.
"Memang mulanya kami berencana akan membangun pelabuhan representatif di Dwi Tunggal Kecamatan Tanjung Samak. Namun harus menunggu usulan tersebut di setujui oleh pemerintah pusat. Kalau disetujui, target kami 2020 akan dikerjakan," tambahnya
"Jika tidak disetujui, akan kita carikan solusi lain, apakan akan menggunakan ponton yang rusak atau yang lain," tutupnya.***(RLC)

Berita Lainnya
Kapolres Inhil Drag Bike Open Cup 1 Tahun 2018 Resmi Ditutup
Inilah Nama 16 Lurah Yang di Lantik Bupati Inhil HM. Wardan
Pekanbaru Dapat Jatah 300 Formasi CPNS
Selama Ramadan, Ronaldo Donasikan Hartanya Rp21 Miliar ke Rakyat Palestina
Staf BPTD IV Riau Kepri Ditemukan Meninggal Akibat Dermaga Roro Tanjung Buton Siak Ambruk
Jaringan '98 Prabowo-Sandi, Siap Kawal TPS, Insya Allah 2019 Prabowo Presiden!
Demo di Mapolda Riau, Inilah Tuntutan HMI-MPO Pekanbaru
Keluarga Tak Masalah, Kakanwil Kemenag Jatim Kena OTT KPK
Mirip Puisi "Kasihan Bangsa" Karya Kahlil Gibran, Mengambarkan Keadaan Indonesia Saat Ini
Gedung Guru Riau Diberi Nama HM Rusli Zainal, Berikut Alasannya!
Luhut Binsar Panjaitan Akui Kelola Tambang Batubara 6.000 Hektare
Demokrat: Secara Di Atas Kertas Penguasa Berpotensi Akali Pemilu