PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Potret Kondisi Pelabuhan Domestik di Meranti Ambruk, Dishub Sudah Prediksi Akan Terjadi
BUALBUAL.com - Pelabuhan Domestik Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti ambruk sehingga menyebabkan ponton rusak parah Kamis (13/6/2019) sore kemarin.
Sementara objek tersebut tidak termasuk dalam Pengerjaan Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan pada 12 April 2018 lalu.
Hal itu dijelaskan Kabid Sarana Syakril SE,M.Sc. Ia menyebutkan, robohnya jembatan penumpang tersebut diakibatkan tiang pailing penahan atau penyangga ponton tumbang sehingga ramdoor terlepas dan lantai papan ponton roboh.
"Bukan tiang dolphin yang dibangun dalam Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan 2018 lalu yang ambruk. Tak mungkin itu yang ambruk, karena baru saja dibangun tahun lalu. Yang ambruk itu tiang pailing penyangga ponton yang dibangun pada tahun 2014 silam sehingga posisi ponton lepas dan hanyut ke tengah laut," ujarnya kepada beberapa awak media saat dijumpai di Pelabuhan Tanjung Harapan,Jumat 14/06/2019 sore.
Satu hari sebelum kejadian, ia mengaku bahwa pihaknya sudah memprediksi hal itu bakal terjadi. Untuk menghindari kecelakaan, pihaknya ambil keputusan untuk mengalih aktifitas pelabuhan pelabuhan domestik terkait ke Pelabuhan TPI.
Terangnya lagi, Kondisi pelabuhan memang tampak mengawatirkan. Beberapa hari sebelum kejadian, Pos Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) daerah setempat ambil langkah steril; mengalihkan posisi sandar semua armada laut tujuan Tanjung Samak untuk sementara waktu.
Adapun lokasi sandar yang menjadi pilihan sementara; tepat di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) aset Pemprov Riau yang pekerjaannya mangkrak.
Menyikapi hal itu juga, ia tidak bisa memprediksi kapan pelabuhan Domestik Tanjung Samak akan dibuka kembali. Disamping itu mereka mengaku sudah berupaya mengusulkan pembangunan pelabuhan baru, tepatnya di Dwi Tunggal Tanjung Samak.
"Memang mulanya kami berencana akan membangun pelabuhan representatif di Dwi Tunggal Kecamatan Tanjung Samak. Namun harus menunggu usulan tersebut di setujui oleh pemerintah pusat. Kalau disetujui, target kami 2020 akan dikerjakan," tambahnya
"Jika tidak disetujui, akan kita carikan solusi lain, apakan akan menggunakan ponton yang rusak atau yang lain," tutupnya.***(RLC)

Berita Lainnya
Ricuh Laga Kontra Malaysia, PSSI Kena Sanksi Denda Rp643 juta
Negara India Lockdown Total 21 Hari untuk Cegah Penyebaran Corona
Bedentum... Palu Sidang Hakim Voniskan Terdakwa Pungli Rutan Sialang Bungkuk 2 Tahun Penjara
Syamsuddin Uti Lantik Kepengurusan LBDH Batam
Bupati Kampar Keluarkan Surat Edaran Kesiapsiagaan dan Antisipasi Korona
Belum Tuntas Bahas APBD 2020 10 Kepala Daerah dan Anggota Dewan di Riau Terancam Sanksi Penundaan Insentif
Miftah Sabri: Tudingan Money Politic Itu Fitnah! Terbukti Kami Tak Bersalah, Polisi dan Bawaslu Jadikan Dana Saksi Gerindra Sebagai OTT
Ringannya Tuntutan Ahok,Diduga Ada Campur Tangan Jaksa Agung
Ahok Tidak Merespons Beredarnya Surat Gugatan Cerai Terhadap Veronica Tan
Jaksa Periksa Admin Kredit dan Notaris, Dugaan Korupsi Kredit di Bank RiauKepri
Bupati Wardan: Buka Perlombaan Sampan Selodang, dan Sumbang Seekor Lembu Bagi Juara Pertama
Lalu Lintas Sistem Buka Tutup, Jalan Pekanbaru-Kuansing KM 52 Amblas