PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Tapi Ada Syaratnya, Pemprov Riau Mau Bantu Nasib 100 Honorer K2
BUALBUAL.com - Nasib 100 tenaga honorer Kategori Dua (K2) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih belum jelas. Gubernur Riau Syamsuar ingin membantu, namun dengan syarat pemerintah pusat harus menghilangkan kata-kata pidana dalam Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) sebagai syarat K2 bisa diangkat menjadi PNS.
"Dari dulu kita sudah kita perjuangkan, tapi memang pusat tidak mau menghilang kata pidana dalam SPTJM yang harus ditandatangani kepala daerah," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan. Jumat (20/6/2019) di Pekanbaru.
Menurutnya, jika ada regulasi lain pihaknya siap memproses K2. Karena kalau harus menandatangani SPTJM tanpa menghilangkan kata pidana sangat berisiko, karena perekrutan K2 bukan masa gubernur Riau sekarang.
"Kalau ditandatangani SPTJM itu, jika suatu saat dokumennya bermasalah, kepala daerah bisa dipidana, sementara proses K2 ini sudah lama," cakapnya.
Apakah ada upaya lain dari Pemprov Riau memperjuangan nasib K2, Ikhwan menyatakan, bisa saja K2 mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), namun tetap harus mengikuti tes.
"Bisa saja mereka daftar PPPK, yang honorer kan kita upayakan mereka bisa ikut, tapi mereka harus ikut tes," cakapnya.***
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Sudah 1 Tahun Dinyatakan Lulus, Nasib PPPK Kampar Sampai Sekarang Belum Terima SK
Kadisdik: Besok 66.144 Pelajar SMA se Riau Jalani UNBK dan UNKP
Olimpiad di Portugal , Siswa Pekanbaru Raih Perunggu
Apa dan Siapa itu Melayu "Orang Melayu Mesti Tahu"
FJMR Inhil Terbentuk Defri Andi DIpercayakan Nahkodahi Kepemimpinan
Puluhan UMKM Ambil Bagian di Bono Jazz Festival Tahun 2019
Bantu Masyaratak Kurang Mampu, Gubri Serahkan 25.409 Paket Beras Sejahtera di Rohil
Pengedar Narkoba Asal Jambi Ditangkap Polres Inhu
Bertambah Dua Dari Siak, Pasien Suspect Virus Corona Jadi 30 Orang
Sadis! Gara-gara Curi Uang Beli Layang-layang, Seorang Ibu Aniaya Anaknya Hingga Tewas
Heboh, Masyarakat Pekan Arba Temukan Mayat
Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI