PILIHAN
Kota Pekanbaru Hari Ini Diselimuti Kabut Asap
BUALBUAL.com - Kondisi udara di Pekanbaru pagi ini terasa berbeda. Ada bau asap menusuk hidung ketika membuka pintu rumah. Tak hanya itu, di langit juga tampak diselimuti asap putih.
"Kayaknya Pekanbaru diselimuti asap lagi. Bau asapnya parah pagi ini. Dilihat langsung pun nampak itu kayak ada putih-putih asap. Padat kali nampak asapnya," ujar Rina, warga Panam.
Bahkan pagi ini ia sengaja tidak pergi Car Free Day karena melihat pekatnya udara. "Kasihan anak kalau dibawa keluar, kondisi udara tak bagus. Nanti takut ada apa-apa. Biar di rumah sajalah," cakapnya.
Hal senada disampaikan oleh Wati, warga Gobah. Pagi tadi saat ia membuka pintu dan jendela, bau asap menyengat langsung terasa.
"Tadi pas beli sarapan, jarak pandang memang terbatas. Nggak kayak biasa," ucapnya.
Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru Mia Vadilla ketika dikonfirmasi mengakui pagi ini Pekanbaru memang diselimuti asap.
"Bercampur. Tak hanya asap semua tapi bercampur dengan partikel udara basah," ujar Mia.
Ia mengatakan kondisi seperti ini belum bisa dipastikan kapan hilangnya. "Karena hilangnya asap sendiri bisa dikarenakan hujan atau faktor angin," ungkapnya.
Lanjut Mia, untuk jarak pandang hari ini di Pekanbaru memang terbatas. Yakni hanya 4 Kilometer.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Ahli Konstruksi UIR Sarankan Disdik Minta Bantu Tenaga Teknis Audit Bangunan Pagar Sekolah SD yang Roboh
Pilwako Pekanbaru , Tercatat 5 Paslon Dua Independen 3 Melalui Jalur Partai
RSCM Gelar Demo di Depan Kemendagri - Jakarta, Tuntut SK PLT Bupati Bengkalis Dicabut
Polda Riau Berhasil Tangkap 5 Pelaku Jaringan Illegal Taping Antar Provinsi, Rugikan Negara 2,4 Milyar Rupiah
Gubri Ingatkan Masyarakat Riau Jaga Kerahasian Identitas Pasien Covid-19 'Pihak Keluarga Bisa Komplain'
Disdik: Tahun Ini UNBK SMA/SMK di Riau Capai 100 Persen
Kapolres Bengkalis Gelar Presslease Tahun 2019, Pengungkapan Kasus Narkoba Rekor 28 KG Sabu Dan Exstacy Sebanyak 30 Ribu Butir.
Segera dioperasikan Jembatan apung pertama di Indonesia
Disdik: Sekolah Tidak Boleh Menahan, Soal Ijazah Siswa SMP 25 Pekanbaru Ditahan
Inilah 3 Merek Sarden Kaleng Bercacing yang Ditemukan di Riau
Komnas HAM Papua: Soal Penembakan di Nduga Itu Pelanggaran HAM Serius
Di Masjid Darussalam HM. Wardan Hadiri peringatan Isra’ Mi’raj Kelurahan Pusaran Kecamatan Enok