PILIHAN
Komoditas Minyak Sawit Tertekan, Harga Minyak Sawit MalaysiaTurun
Bualbual. com, Harga komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tertekan akibat rendahnya permintaan dan penurunan ekspor minyak sawit Malaysia.
Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan Mutu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Dedi Yasmono mengatakan, data survei kargo Intertek Testing Services menunjukkan angka ekspor CPO Malaysia periode 1-15 Desember turun 9,6 persen menjadi 596.862 ton dibanding periode sama bulan sebelumnya.
Hal lain yang juga mempengaruhi adalah jatuhnya harga minyak kedelai sebagai produk subtitusi. Yang mana, kontrak minyak kedelai bulan Januari di Chicago Board of Trade ditutup melemah 0,20 persen, di Dalian Commodity Exchange, harga minyak kedelai juga berakhir turun 0,20 persen.
"Minyak kelapa sawit turun seiring dengan turunnya harga minyak kedelai," urai Dedi di Pekanbaru, Senin (25/12/2017).
Selain itu, lanjut Dedi, naiknya nilai mata uang ringgit terhadap dolar AS juga ikut mempengaruhi harga CPO dunia.
"Penguatan ringgit selama sepekan ini membebani harga CPO," tandasnya. ***(grc/r)

Berita Lainnya
YLBHI ke KI Gugat PPID Pemprov Riau, Atas Permintaan Informasi Jalan Tol Pekanbaru-Dumai tak Dipenuhi
Razia Pekat Bersama TNI/Polri, Satpol PP Inhu Amankan 18 Wanita dan 4 Pria
Pemko Pekanbaru, Kelurahan Akan Terima DAU Rp30,8 Juta
Karena Hamil! Seorang Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Demo di Depan Polda Riau, Mahasiswa Desak Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Korupsi di DPRD Inhu
Riau: Pelebaran Runway untuk Embarkasi Haji Penuh Perlu Kajian Khusus
Parah!!! Ayah Genjot Anak Kandungnya Hingga Hamil
Sekolah Dilarang Memungut Uang kepada Peserta Didik, Berdasarkan Hasil Monitoring Korsubgah KPK
Hingga Roboh Pelabuhan POLAIR Rohil tidak Pernah digunakan
Terkait Video Viral WNA Potong Jalan di Rupat, Kapolsek: Hanya Salah Paham
BPP Prabowo-Sandi Laporkan KPU ke Bawaslu, Tolak Alasan KPU Human Error Input Data
Protes Keberadaan Rumah Ini Warga Kemuning Keluhkan Wabah Lalat Serbu Kediaman Penduduk