Masyarakat Pekanbaru Sudah Mulai Terjangkit Penyakit Akibat Kabut Asap
BUALBUAL.com - Akibat kabut asap banyak masyarakat yang mulai terjangkit penyakit akibat paparan kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru.
“Sudah ada yang sakit, cuma angkanya saya belum dapat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Kamis (1/8/2019).
Mantan Kabag Kesra Setdako Pekanbaru ini menambahkan, ada beberapa penyakit yang timbul akibat kabut asap yang kembali muncul di Kota Pekanbaru.
“Dampak asap ada beberapa yang muncul seperti ISPA (Inspeksi Saluran Pernafasan Atas), asma, paru-paru, jantung, dan juga iritasi mata,” cakapnya.
Guna mengantisipasi bertambahnya masyarakat yang terdampak akibat kabut asap, Amin mengklaim pihaknya telah menyiagakan seluruh puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru.
“Iya kita buka lima puskesmas rawat inap juga. Sementara lainnya tetap beroperasi seperti biasanya karena kita akan terus melakukan penanganan bagi masyarakat,” ujarnya
Untuk itu, Amin mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menghindari kabut asap. Salah satunya dengan mengurangi aktifitas di luar rumah.
“Kurangi aktifitas luar rumah, gunakan masker, jangan membakar sampah. Apabila terjadi gejala ispa, cepat dibawa ke puskesmas,” imbuhnya.
Ia menyebut, pihaknya sudah menyarankan agar setiap puskesmas di Kota Pekanbaru menyiapkan ruangan khusus bagi pasien ISPA. Hal ini untuk mempercepat akses layanan kesehatan bagi pasien ISPA yang akibat kabut asap.
“Makanya kami minta puskesmas sediakan ruangan khusus ISPA di Puskesmas. Jadi biar ada penanganan lebih cepat,” pungkasnya.
Seperti yang diketahui, kabut asap mulai melanda Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir. Selain kualitas udara yang buruk, BMKG bahkan menyebutkan, jarak pandang hanya mencapai 4 kilometer.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Nekat! Pengedar Ini Ketahuan Kubur Narkoba Senilai Miliaran Rupiah di Belakang Rumahnya
Syamsuar Minta HMI Ikut Wujudkan Riau Bebas Karhutla
Luhut Ke Inhil, Sebanyak 4.000 Undangan Diberikan ke Masyarakat untuk Datang
Lagi Viral, Pria Nikahi Dua Pacar Bersamaan karena Tak Tega
Psikolog Ungkap Ekspresi Tidak Lazim Jessica
Enaknya Ngabuburit Sambil Berkuda di Masjid An Nur
Bawaslu Riau Jelaskan Perkara Nasdem dan PDI Perjuangan, Hadiri Sidang Pemeriksaan Saksi Di MK
Bonita Akhirnya Ditaklukan Oleh Senjata Bius
Puluhan Oplet Kawan Kita, Jufri Zubir Hadir Deklarasi Ramli Walid - Irfan Herman
Strategi TNI merangkul OPM kembali ke pangkuan ibu pertiwi
6 Kasus Kontroversial Polda Riau Paling Menyita Perhatian
Polsek Mandau Amankan ZA Atas Tindak Pidana Asusila