PILIHAN
Ratusan Mahasiswa Minta Gubernur Bebaskan Riau dari Kabut Asap 'Riau di Bakar Bukan Terbakar'
BUALBUAL.com - Ratusan mahasiswa Universitas Riau (UR) melakukan aksi unjuk rasa terkait kabut asap yang melanda Riau belakangan ini. Aksi dilakukan di pagar samping kantor Gubernur Riau, Senin (5/8/2019).
Para mahasiswa menuntut Riau bebas asap, karena sudah 22 tahun Riau selalu mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Kami ingin bertemu orang tua kami Gubernur Riau. Karena kami ingin Riau bisa bebas asap, sebab sudah 22 tahun Riau terpapar asap," teriak Koordinator Lapangan, Danil Ahmad Dian.
Menurutnya 22 tahun ini bukan waktu yang sebentar. Karena itu mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang terpapar asap.
"Kami datang menyampaikan aspirasi masyarakat karena kami menghirup udara kotor, dada kami sakit, kami ingin solusi. Kita ingin pemerintah dan aparat dapat mengusut dalang pembakar lahan di Riau," cakapnya.
Hingga berita ini dinaikkan mahasiswa masih melakukan aksi, mereka ingin masuk bertemu Gubernur Riau, Syamsuar. Namun keinginan mereka mendapatkan penghadangan petugas Kepolisian dan Satpol PP Riau.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Pemda Inhil Mengalami Tunda Bayar Proyek 2019 di Tiga Dinas Mencapai Puluhan Miliar
Ketua DPC Gerindra Asmadi Dan Jajaran, Turut Berduka Cita Atas Meningalnya Saudara Kita Malian Gazali Anggota DPRD Inhil
Ketua KPU Pekanbaru Diperiksa sebagai Saksi Kasus Dugaan Suap Pemilu 2019 'Diduga Libatkan Caleg DPRD Riau Terpilih'
Ternyata, Air Cucian Beras Banyak Manfaatnya
BMKG Riau akan Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Said Syarifuddin: Pimpin Rapat Final Persiapan Milad Ke – 54 Kabupaten Indragiri Hilir
Dua Ketua Panwas Inhu Dilaporkan Ke DKPP Karena Dianggap Halangi Kampanye, door to door LE-Hardianto
Mahasiswa UIN SUSKA RIAU Ajukan Surat Minta Bantuan 2.000 Masker ke UPT-LK
Anak Gajah Liar Ditemukan Terluka Parah Akibat Jeratan
Polri dan Pemprov Riau, LAMR akan Bahas Peredaran Narkoba dengan TNI
Benarkah Makan Durian Lanjut Minum Kopi Sebabkan Kematian?
Enggo Syahro Mungkur, Putera Bungsu Buruh Harian Penyadap Getah Karet Itu Berhasil Lulus Tes Masuk Polisi