PILIHAN
Kabut Asap Sudah "Menyerang" ke Dalam Rumah, Karhutla Riau Makin Parah
BUALBUAL.com - Kabut asap di Kota Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan lahan semakin pekat. Senin (9/9/2019) pagi bau asap menusuk hidung.
Akibat kabut asap ini, sejumlah warga mulai terganggu kesehatannya. Mereka mengaku kesehatannya memburuk karena selalu menghirup asap.
"Asap makin parah saja. Kesehatan juga semakin memburuk. Batuk-batuk terus belum lagi kondisi badan jadi lemas. Kayak mendemam gitu," ujar Oni (50) warga Panam, Senin (9/9/2019).
Ia mengatakan kabut asap juga sudah masuk ke rumah melalui ventilasi ataupun jendela dan pintu ketika dibuka. "Nggak tahu lagi mau cari udara bersih dan sehat dimana. Di dalam rumah pun asap dah masuk. Sampai kapan gini terus?" keluhnya.
Dikatakan Oni, ketika keluar rumah ia selalu menggunakan masker untuk mengurangi dampak negatif asap ini.
"Apalagi anak-anak, mereka rentan kali. Sebisa mungkin mainnya di dalam rumah saja, meski memang asap dah masuk tapi tak separah di luar rumah," pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan Hadi. Dua orang anaknya sekarang terserang ISPA. Ia meminta pemerintah tegas menindak pelaku Karhutla agar tidak terjadi kebakaran yang menyebabkan kabut asap.
"Kita minta pemerintah serius menanggulangi Karhutla ini. Dan yang tak kalah pentingnya, tindak pelaku pembakaran," ujarnya.
Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki mengatakan untuk hari ini Pekanbaru memang diselimuti asap. Namun tak hanya Pekanbaru, wilayah lain ada juga yang diselimuti asap.
"Ada 4 wilayah yang diselimuti asap yakni Pekanbaru, Inhu, Dumai dan Pelalawan," cakapnya.
Akibat kabut asap tersebut, jarak pandang di 4 wilayah tersebut juga sangat terbatas dan terparah itu di Kota Pekanbaru yakni hanya 2 Kilometer.
"Sementara 3 daerah lainnya jarak pandangnya adalah 3 kilometer," pungkasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Futsal DAF Academy: KFCP Juara 1 Gogo Fc dan L-Gebat Harus Puas Posisi 2 dan 3
Gerindra Riau Demi Prabowo - Sandi, Akan Lakukan Boikot Metro TV
Heboh! Warga Duri Temukan Tulang Belulang Manusia Disemak Semak
Begini Klarifikasi Direktur PT PER Terkait Kredit Macet Senilai Rp 1,29 Miliar
Hamil Lima Bulan, Anggota Brimob Dilapirkan Kekasihnya MN, ke Propam Polda Riau
Peduli HAM Menteri Yasona Berikan Penghargaan Kabupaten Bengkalis
UAS akan Ceramah di Pelalawan
APMI: Demo di Depan Kantor DPRD Inhil, dan Tuntut Naikan Harga Kelapa
Dihambat Eropa, Sawit RI Mau Dijual ke Mana?
Pergi Keluar Negeri Tanpa Izin Bupati Cantik Ini Dinonaktifkan Mendagri
Romi Cabut Gugatan Praperadilan Sebelum Putus Sidang Dibacakan
Bupati Drs. H. Irwan Hadiri Apel Persiapan Penanganan Karhutla di Kepulauan Meranti