PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Faisal Assegaf Tuding dalang Aksi Mahasiswa Adalah KPK dan LSM, Febri: Kami Membantah
BUALBUAL.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan menjadi dalang di balik aksi ribuan mahasiswa berunjuk rasa pada Selasa (24/9) kemarin.
Tudingan itu sempat disampaikan Ketua Progres 98, Faisal Assegaf dalam akun Twitter pribadinya. Faisal mengunggah sebuah video yang menggambarkan suasana tempat konferensi pers KPK yang dipenuhi oleh ketua BEM sejumlah universitas.
Dalam video itu, tampak ada sebuah diskusi yang membahas mengenai masalah politik.
Faisal dalam keterangannya menuding KPK dan sejumlah LSM yang ada dalam ruangan itu sebagai dalang aksi mahasiswa.
"Oh ternyata oknum KPK & LSM berkedok anti korupsi jadi dalang penggerak demo anarkis mahasiswa. Makin terungkap KPK telah jadi sarang gerakan politik radikalis untuk menipu rakyat. Memalukan!" tulisnya, Rabu (25/9).
Jurubicara KPK, Febri Diansyah meluruskan tudingan tersebut. Menurutnya, diskusi yang terjadi di ruang jumpa pers KPK terjadi jauh sebelum aksi mahasiswa Indonesia menggeruduk gedung DPR.
Video tersebut merupakan kunjungan mahasiswa yang melakukan aksi #SaveKPK dan bermalam di gedung Merah Putih KPK pada tanggal 11 hingga 12 September silam.
"Mengonfirmasi adanya video yang beredar hari ini yang diframing seolah-oleh peristiwa itu adalah rapat beberapa saat sebelum demonstrasi mahasiswa dilakukan di Gedung DPR. Perlu kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar," tegasnya.
Febri menjelaskan, video tersebut adalah pihak KPK menerima audiensi dari masyarakat antikorupsi, akademisi, hingga perwakilan BEM universitas. Bahkan, KPK telah mengeluarkan rilis resmi terkait audiensi tersebut kepada awak media.
"KPK mempublikasikan audiensi tersebut melalui rilis ke media dan beberapa foto, berjudul “KPK Menerima Kedatangan Sejumlah BEM, GAK (Gerakan Anti Korupsi) dan Alumni Perguruan Tinggi” pada 12 September 2019," jelas Febri.
Lebih lanjut, Febri mengajak semua pihak-pihak yang mengembangkan narasi di luar konteks video tersebut agar berpikir rasional. Bukan malah justru menuding gerakan mahasiswa digerakkan oleh pihak-pihak tertentu.
"KPK mengajak semua pihak bersikap secara rasional dan tetap menjadi bagian dari semangat pemberantasan korupsi," tegas Febri.
"Jangan sampai mahasiswa dituduh digerakkan oleh pihak-pihak tertentu," imbuhnya menegaskan.
Sumber: RMOL.id

Berita Lainnya
Pawai Ta'aruf Dan Bazar Meriahkan MTQ Ke-44 Tingkat Kabupaten Bengkalis
Personil Kodim 0314 Inhil Bantu Pengguna Jalan yang Terjabak Banjir
Jaksa Agung segera bertemu SBY tanyakan dokumen Kasus kematian Munir
Masyarakat Tiga Kec di Inhil Utara, Inginkan Dibukanya Akses Jalan ke Ibu Kota Provinsi Riau
PT BRK Cabang Tembilahan: Pelayanan yang Diberikan Sudah Optimal dengan Sistem Antrean Dua Skema
Begini Kata DPP soal Musda Golkar Riau Dibatalkan
Harga BBM Naik atau Turun? Tunggu Awal Bulan Depan
Warga Katingan desak Yatenglie mundur, Karena Malu punya Bupati tukang zina
Bikin Heboh Netizen Melihat Cowok Ini! Padahal Dia Niatnya Cuma Nanya Model Rambut Doang
Selama Seminggu, 3 Srikandi Polres Inhil Ikut Serta Padamkan Karhutla di Kateman
Alhamdulillah Sepanjang 2.200 Meter, Jalan Teladan SK 06 Rohil telah Dilaksana Pengerasan