PILIHAN
Janjikan Pekerjaan, IRT Tipu Warga hingga Raup Uang Rp 480 Juta
BUALBUAL.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial FPD harus berurusan dengan polisi. Perempuan berusia 33 tahun itu menipu 53 orang dengan janji akan dimasukkan bekerja jadi pegawai pemerintahan.
FPD ditangkap tim Sub Direktorat III Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Dari kejahatannya, pelaku yang dititipkan di Lapas Perempuan Pekanbaru meraup untung Rp 480 juta.
"Pelaku menawarkan korban bekerja di sejumlah instansi pemerintahan. Korban tergiur," ujar Kasubdit III Ditreskrimum Polda Riau AKBP M Khalid melalui Kanit Jatanras, Kompol Julius Sitanggang, Senin (30/9/2019).
Korban makin percaya, apalagi pelaku menyebutkan kalau dirinya sudah berhasil memasukkan beberapa orang untuk bekerja. Ditambah lagi, suami pelaku bekerja sebagai sopir di DPRD hingga dia banyak kenal pejabat.
Sitanggang menjelaskan, para korban mendengar kalau pelaku bisa memasukkan bekerja setelah mendengar dari mulut ke mulut. "Jumlah korban mencapai 53 orang," ucap Sitanggang.
Penipuan dilakukan pelaku pada medio April hingga Juli 2019 lalu. Pelaku meminta sejumlah uang kepada korban sebagai pelicin agar bisa masuk kerja.
Jumlah uang yang diminta bervariasi. Mulai dari Rp 2 juta hingga puluhan juta rupiah. "Ada korban yang diminta uang Rp 35 juta perorang, dengan total uang Rp 480 juta" kata Sitanggang.
Kepada para korban, pelaku menyatakan akan dipanggil untuk bekerja. Namun setelah menunggu lama, korban tidak kunjung dipanggil bekerja.
Korban telah menghubungi pelaku tapi tidak ada jawaban pasti. Merasa ditipu, akhirnya korban melapor ke Ditreskrimum Polda Riau.
Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui kalau pelaku berada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Tim langsung turun ke Negeri Jalur itu dan menangkap pelaku pad 13 September 2019 di Desa Sungai Kuning.
Menurut Sitanggang, pelaku sudah hampir satu bulan berada di Kuansing dan dia berencana kabur ke Jawa setelah berhasil menjual harta bendanya. "Pelaku masih diproses, dia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan," tutur Sitanggang.
Sumber: Cakaplah.com

Berita Lainnya
Hari Ini Sidang Gelar Perkara Praperadilan Plt Bupati Bengkalis Muhammad di Mulai
Ini Kronologis penangkapan Hakim MK Patrialis Akbar di Grand Indonesia
PSI Duga Andi Arief dan Tengku Zulkarnain Sekongkol Soal Hoax Surat Suara
Gini Nih 8 Akibat Bahayanya Maen HP
Usai di PKB, Balon Bupati Rohil Rusli Efendy Kembalikan Formulir ke Nasdem
Tangapi Berita Di salah Satu Media Terkait Adanya Pekerja CV CPK Yang belum Di bayar. HKi 4a beri penjelasan
Penjelasan Ma'ruf soal Burungnya Tak Terbang yang Disorot Elite PD
Inilah Serangkaian Agenda Kepariwisataan Disparporabud Tahun 2020, Untuk Eksplor Wisata di Inhil
Bahaya, Gugup Saat Bertemu Pacar
Gubri Sesalkan Kejadian Pelemparan Molotov di Pos Satpol PP Riau
Wagubri: Ikuti Saja Aturan yang Berlaku, Terkait Konflik Lahan di Gondai Pelalawan
Gelar Razia Gabungan, Polsek Tembilahan Hulu Amankan 2 Pasangan Mesum dan 6 Orang Anak Dibawah Umur