PILIHAN
Babinsa Desa Mayang Sari: Kegiatan Magrib Mengaji Harus Tetap Dikembangkan
BUALBUAL.com - Jalin kedekatan dengan masyarakat, Babinsa Desa Mayang Sari Jaya, Z. Pulungan melaksanakan pendampingan Magrib Mengaji, Rabu (9/10/2019) ba'da magrib.
Kegiatan magrib mengaji yang yang dilaksanakan di Mesjid Al Hidayah Blok G Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, bersama Ustadzah Sumiarti dengan jumlah murid yang mengikuti mengaji kurang lebih 12 orang .
Selain magrib mengaji, ada juga tambahan materi yang diajarkan ke peserta yaitu menghafal surat-surat pendek.
Babinsa Desa Mayang Sari Jaya menyebutkan, kegiatan magrib mengaji yang dilakukan ini sangat memberikan dampak positif bagi anak-anak karena, selain menambah ilmu mereka juga tidak menghabiskan waktu di luar yang tidak menentu.
"Kegiatan ini sangat positif bagi kita orang tua dan mereka yang mengikuti. Selain menambah ilmu pengetahuan agama, anak-anak kita juga terkontrol dari pantauan orang tua," jelasnya.
Pulungan berharap, kegiatan ini terus dikembangkan agar generasi anak bangsa mengenal pengetahuan agama dari dini dan kelak sudah besar ada bekal ilmu yang didapatkan.
"Ilmu agama itu wajib dipelajari, jadi lebih bagus dari usia dini dan kelak dia besar tidak susah payah mengulang-ngulang kembali," imbuhnya.

Berita Lainnya
Semen China Rp34 Ribu, Lokal Rp48 Ribu 'Bagai Bumi & Langit'
Tips Jitu Bikin Cewek Jatuh Cinta Sama Kamu
Untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020: Ketua KPU Kabupaten Bengkalis Lantik 55 Panitia Pemilihan Kecamatan
Izin Tujuh Pangkalan Elpiji di Pekanbaru Dicabut, Puluhan Disanksi
Di Siak, Guru Tega Usir Muridnya Karena Tak Bayar SPP dan Uang Seragam
Penyelundup 100 Kg Sabu dari Penang-Medan Dituntut Hukuman Mati
Dalam Rangka Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kodim 0314 Inhil Santuni Anak Yatim
Gempar!!! Belasan Orang di Mentawai Kesurupan, Polisi Amankan Pria Tertuduh Pelaku Santet
#AHYGerilyaCiliwung, Komentar Netizen Kok yang Muncul Soal Hasil Kerja Ahok ?
Waduh! Angka Pencari kerja di Rohil Tembus 1.742 Orang
Nenek 80 Tahun Asal Kuantan Mudik Hilang di Sungai