PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Pihak Kepolisian Pinta Lubang Drainase di Kota Bangkinang Ditutup
BUALBUAL.com - Polres Kampar akhir melaporkan kejadian maut yang menimpa Siti Aisyah yang terjadi pada pukul 20.00 WIB malam tadi. Siti yang menjadi korban terseret arus, setelah dirinya tercebur ke dalam salah satu lobang drainase yang tidak terlihat karena genangan air dari hujan lebat semalam. Menurut polisi, wanita 50 tahun itu, sebelumnya disebut 45 tahun, terseret hingga sejauh 60 meter dari lokasi.
Hujan deras, genangan air dan lubang di trotoar yang berada di atas drainase menjadi penyebab utama kejadian maut ini. Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan melalui Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Era Maifo meminta pihak terkait untuk segera menutup lubang-lubang drainase pada trotoar jalan yang ada di Kota Bangkinang. Karena lubang-lubang yang selama ini tidak diperhatikan secara serius ternyata terbukti membahayakan. Bahkan telah pula menelan korban jiwa.
''Kami meminta pihak terkait untuk segera melakukan penutupan lubang yang menyebabkan kematian ini. Untuk masyarakat, khususnya warga Kota Bangkinang juga kami imbau agar lebih berhati-hati. Supaya kejadian serupa tidak lagi terulang,'' Era Maifo.
Berdasarkan keterangan kepolisian, Siti Aisyah yang merupakan warga Perumahan Attaya I Desa Ridan Permai Kota Bangkinang berjalan di atas trotoar di Jalan Jendral Sudirman. Saat itu hujan lebat sedang turun hingga genangan air cukup tinggi. Air juga memenuhi drainase dengan arus sangat deras. Karena tidak melihat lubang di trotoar, Siti Aisyah terperosok ke dalam lubang drainase yang berada di dekat Pasar Inpres Kota Bangkinang itu.
Masyarakat yang melihat kejadian langsung berusaha mencari korban. Dalam waktu singkat, Tim Tagana dan Aparat Kepolisian dari Polsek Bangkinang Kota juga ikut berupaya mencari korban di tengah situasi hujan yang baru mereda itu.
''Sekitar satu jam kemudian korban baru ditemukan sekitar 60 meter dari lokasi awal dan diduga dalam keadaan sudah meninggal dunia,'' sebut Era Maifo. Begitu berhasil diangkat, korban langsung diangkat beramai-ramai ke Rumah Sakit Norfa Husada untuk diperiksa. Oleh tim korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Sumber: riaupos.co

Berita Lainnya
PKB Inhil, Buka Musbaqah Kitab Kuning, Minat Lengkapi Persyaratan Ini, Pendaftaran Gratis
Rahmat Pantun Dapat Penghargaan dari Gubernur Riau, Sebagai Pemuda Berprestasi Mengembagkan Seni Budaya dan Wisata
Warga mulai Kwatir, Tekait kabar ada harimau sumatra di balai raja, Masyarakat Mintah Pihak terkait Segera meneluaurinya,
Asisten I Setdakab Inhil Ajak Kepala OPD Untuk Bersama-sama Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dari KKN
Berjumpa Ahok dan Anies Di BalaiKota
Kohati Cabang Tembilahan Pasarkan Kreatifitas Dalam "Program Kepo"
Ditendang, Murid SMPN 33 Pekanbaru Laporkan Guru ke Polisi
Kabar Menyenangkan, Pekan Depan Pemprov Riau Mulai Bayar Single Salary Pegawai
Berkas Pelamar CPNS Meranti Ditetapkan TMS "Upload Suket Kedaluwarsa"
Gelanggang Remaja Dipenuhi Baliho Prabowo, Jelang Kedatangan Dirinya di Riau
Pasca Ricuh dengan GP Ansor, Pemuda Melayu Langkat Meminta Maaf
KPK Panggil Bupati Amril Mukminin Tersangka Suap Proyek Jalan di Bengkalis