PILIHAN
Said Ahmad Syukri Pimpin KPJ Tanjungpinang, Ini Gagasannya
BUALBUAL.com - Said Ahmad Syukri terpilih sebagai Ketua Kelompok Penyayi Jalanan (KPJ) Tanjungpinang Periode 2020 - 2025. Said terpilih berdasarkan hasil musyarawah 80 anggota KPJ di Gedung Kaca Puri Kota Tanjungpinang, Rabu(25/12) pagi.
Atas keterpilihan ini, Said berjanji akan menaikan taraf dan stikma anggota KPJ di tengah Masyarakat, yang selama ini dianggap sebagai pengamen jalanan.
"KPJ tidak boleh lagi dipandang negatif oleh masyarakat. Karena KPJ itu adalah kumpulan musisi yang mencari rejeki dengan bermusik di jalanan," ucap Pria kelahiran Pulau Penyengat ini.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PAC Perpat Tanjungpinang Kota ini, berjanji akan mengadakan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang agar kedepan bisa juga memberdayakan para anggota KPJ.
"Kalau ada even musik kita berharap agar kedepan KPJ juga turut dilibatkan," harapnya.
Karena, kata Said komunitas ini adalah wadah para penyanyi jalanan dan anak jalanan, termasuk tempat untuk orang jalanan yang melakukan olah kreatif.
"Kami ingin teman-teman punya waktu untuk kumpul, berdiskusi, dan bertukar pikiran tentang keluh kesa kehidupan," bebernya.

Berita Lainnya
Eks Relawan Jokowi Beramai-ramai Dukung Prabowo, Ini Alasannya...
Versi Survei PPPP Amerika: Jokowi Kalah dari Prabowo dengan Selisih 16 Persen
Ini kata Kata Jokowi Terkait Mekanisme Pergantian Ketua DPR RI
Pengamat Politik: Jokowi Leluasa Tunjuk Menteri Rangkap Jabatan Karena Oposisi Lemah
Bandara Japura Kembali Aktif, Layani Penerbangan Tiga Kali Seminggu
Presiden Jokowi Tunjuk Tjahjo Kumolo Sebagai Plt Menkumham
TKD Siapkan 35.272 Saksi, Kawal Suara Jokowi-Maruf di Riau
Komunitas PUK: Sekitar 4 Juta Pemulung Disebut Terkena Dampak Corona
Andre Rosiade: Hancur Negeri Ini Dipimpin Jokowi 'Ucapan JK Terbukti'
Tak Tik Jurus Badan Kurus Jokowi dan Sodokan Politik Freeport
Bagaimana Posisi Facebook? Jokowi vs Prabowo di Pemilu 2019
Jokowi Tak Konsisten, Gerindra: Jangan Dibuat Pencitraan Relaksasi DNI