PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Seekor Gajah Liar Terjerat Tali Nilob di Konsesi HTI PT Arara Abadi
BUALBUAL.com - Gajah liar kembali terjerat di konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Arara Abadi, Kilometer 45, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kaki gajah terjerat tali nilon.
"Keberadaan gajah dilaporkan pihak perusahaan ke BBKSDA pada Selasa, 21 Januari lalu," ujar Kasubag Humas Balai Besar Sumber Daya Manusia (BBKSDA), Dian Indriani, Senin (27/1/2020).
Mendapat laporan itu, tim gabungan dari BBKSDA, YTNTN, Forum Konsergasi Lauser, PT Arara Abadi dan Volunteer pemerhati gajah Riau turun ke lokasi. Tim menelusuri keberadaan gajah yang terjerat dan rombongannya.
Selama beberapa hari pemantauan, ditemukan gajah yang terjerat pada Ahad (26/1/2020). "Tim melakukan penembakan bius terhadap satwa bertubuh tambun itu pada pukul 17.45 WIB," kata Dian.
Gajah terjerat berkelamin jantan berumur sekitar 4 sampai 5 tahun dan berat 600 Kg. Setelah bius bereaksi, tim melakukan pelepasan jerat nilon dan tindakan medis. "Tim melakukan pelepasan jerat nilon dan pengobatan terhadap gajah," ucap Dian.
Saat pengobatan, gajah yang terjerat ditunggui olah kawanannya. Setelah itu, gajah dilepaskan kembali ke rombongannya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Bayi Laki-laki di Dalam Kotak Hebohkan Warga Kemuning
Alami Kecelakaan Parah, Pemuda Asal Inhil Meninggal Dunia "Usai Ikuti Tes Masuk TNI"
Wak Brewok Datangi Polsek Sinaboi dengan Sebilah Parang, Usai Bacok Warga
FITRA Minta Pemprov Riau Transparan, Rencana Utang Rp4 Triliun
MUI Menjamin Aksi 2 Desember Aman Dari Penyusup
Gubri Syamsuar Harap Pemerintah Pusat Segerakan Labor Kesehatan Covid-19 di Riau
Saat Liburan ke Bali, Wisatawan India Tepergok Gondol Barang-barang Hotel
Jangan Lupa Mampir, di Pasar Ramadhan di depan masjid syekh Zainuddin kualo tanah putih
Kapal Membawa Sawit, Dirampok di Perairan Inhil
1 Hektare Lahan di Rambah Terbakar, Diduga Disengaja
Di Mayanmar Facebook Masuk "Daftar Kotor" Terkait Pelanggaran HAM
Pasca Gempa Lombok BAZNAS Siak Galang Dana