PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Satu PDP Covid-19 di Dumai Riau Meninggal Dunia
BUALBUAL.com - Sebanyak 68 orang yang tersebar di 22 kelurahan di Kota Dumai masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) Dinas Kesehatan Kota Dumai.
Lima di antaranya menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona atau Covid-19.
Dari kelimanya, satu dinyatakan negatif dari paparan Covid-19, satu dirawat di RSUD Kota Dumai, dua dirawat di RS Pertamina Dumai dan seorangnya lagi dinyatakan meninggal oleh Diskes Kota Dumai setelah menjalani rawat inap di RSUD Kota Dumai, pada Sabtu, 21 Maret 2020 akhir pekan lalu.
Berdasarkan penuturan dari Sekretaris Diskes Kota Dumai, dr Syaiful kondisi pasien yang meninggal tersebut memang cukup parah saat dibawa ke RSUD dan memiliki riwayat penyakit jantung yang cukup parah. Pasien sudah berumur 88 tahun.
Namun ia enggan mengungkapkan alamat dan jenis kelamin sang pasien. Hanya saja pasien yang meninggal memang warga Dumai.
Senin (23/3/2020) melalui sambungan telepon selulernya, Syaiful mengatakan sebelumnya, pihaknya sudah mengambil sampel pasien untuk diperiksa di laboratorium dan sudah dikirim ke Diskes Provinsi Riau.
"Kita berharap hasilnya negatif, karena kalau lihat riwayat penyakit ada penyakit jantung yang memang cukup parah, pasien sudah dikebumikan keluarga dengan pengawasan dari kita (Diskes Dumai),” tuturnya.
“Dan kini kami masih menunggu hasil laboratorium para pasien, kalau melihat perkembangan kesehatan, kondisi mereka mulai membaik, dan berada di ruang isolasi,"ucap Syaiful.
Ia mengatakan pihaknya juga sudah melakukan tracking kontak untuk pasien PDP yang meninggal maupun masih dirawat. Hal itu untuk mengantisipasi jika kemungkinan terburuk terjadi.
Ia mengatakan PDP merupakan pasien yang memiliki gelaja Covid-19 seperti batuk, flu, demam tinggi dan sesak nafas.
“Mereka merupakan orang yang tidak menunjukkan gelaja, namun patut diduga karena memiliki riwayat perjalanan di negara maupun kota yang sudah dinyatakan positif Covid-19,”sebutnya
Sebelumnya pihaknya sudah menginstruksikan agar ke 68 ODP tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah mereka selama 14 hari.
"Selain itu 68 ODP ini juga mendapat pantauan dari pihak kecamatan dan kelurahan,"katanya lagi.
Sementara bagi masyarakat yang ingin melihat perkembangan Covid-19 dan upaya pencegahan Covid-19 bisa mengakses website Covid-19.dumaikota.go.id.
Tak lupa ia meminta masyarakat Kota Dumai benar-benar mewaspadai ancaman Covid-19, tidak menganggap wabah ini dengan sepele.
“Tolong memang hindari melakukan perkumpulan, tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, jaga pola hidup sehat,”tukasnya.(RLC)

Berita Lainnya
Milad Pemuda BNN, Bupati Inhil Larut Dalam Suasana Keakraban Dengan Puluhan Generasi Muda
Sepuluh Ribu Anggota Aksi Akan Melumpuhkan Ibu Kota Provinsi Riau
Ketua FPK H Zaini Awang Wakafkan Sebidang Tanah Untuk Pemakaman Umum
Pihak HKI 4B Berikan Penjelasan Terkait Izin Galian C Supkon
HM. Wardan: Hasil Karya Berbahan Kelapa Narapidana Juga Ikut di Pamerkan 'World Coconut Day'
Wakil 'Wadanlantanmal' IV Kepri Buka Upacara Pembukaan BJRB Tahun 2019
Untuk Melakukan Verifikasi Pemilu 2019 KPU Panwaslu Datang di Kantor DPC PKB Inhil
Peluncuran Buku biografi HM Wardan, Bupati Inhil dan Hj Zulaikhah Wardan
Kasus Penistaan Agama Dinilai Bertujuan Keluarkan Ahok Dari Pilkada
Tak Capai Target, Bapenda Kota Pekanbaru Bakal Evaluasi Kinerja
Politisi PSI Resmi Dilaporkan Polisi, Soal Tuduh Petani Bawang Bersandiwara