Wabah COVID-19 Belum Selesai, Kini WHO Temukan Kasus Baru Virus Ebola
BUALBUAL.com Sebuah kabar mengejutkan disampai Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia atau WHO dokter Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Di tengah mengganasnya wabah Virus Corona atau COVID-19, WHO menerima informasi dari Republik Demokratik Kongo bahwa ditemukan kasus baru Ebola di negara itu.
"Setelah 52 hari tanpa kasus, tim tanggapan pengawasan di lapangan telah mengkonfirmasi kasus baru Ebola di Kongo. Kami telah mempersiapkan dan mengharapkan lebih banyak kasus. Sayangnya, ini berarti pemerintah Kongo tidak akan dapat mengumumkan berakhirnya wabah pada hari Senin seperti yang diharapkan," kata dokter Tedros seperti dikutip VIVA.co.id dari WHO.
Dan yang paling mirisnya, kasus baru Ebola muncul sebelum Pemerintah Kongo menggelar deklarasi kebebasan terhadap wabah penyakit mematikan itu. Sedianya deklarasi akan dilakukan Senin 13 April 2020.
Sebelumnya pada 3 Maret 2020, Pemerintah Kongo telah menyatakan Ebola telah lenyap di negara itu ditandai dengan pulihnya pasien terakhir.
Wabah Ebola yang lalu pertama kali melanda Kongo pada 1 Agustus 2018, 3.400 orang terinfeksi dan 2.200 meninggal dunia. Untuk mencegah Ebola, pemerintah Kongo telah melakukan vaksinasi massal kepada 290.000 penduduknya dan tindakan itu terbukti berhasil 97,5 persen.

Berita Lainnya
Ditengah Pandemi Corona, Dunia Terancam Krisis Kondom
Seorang Pembelot Yakin Kim Jong Un Telah Meninggal dan Korut Akan Segera Umumkan
Penyebabnya Masih Misterius, Duta Besar China untuk Israel Tewas
Negara China Tolak Penyelidikan Independen Soal Asal Usul COVID-19
Sinyal Kuat Negara China Bakal Borong Tank Tempur Tercepat Dunia dari Rusia
Curhat Pilu CEO Pesawat Air Asia 'Tony Fernandes' Hadapi Pandemi Corona
Mengejutkan Ayatollah Khamenei, Inggris Hancurkan Palestina
Penyebabnya Masih Misterius, Duta Besar China untuk Israel Tewas
Sedih! Dilema Petugas Medis Saat Pandemi Corona "Kami Dilatih untuk Menghadapi Kematian"
Bukti Memperlihatkan, Angka Kematian akibat Corona New York Luar Biasa Berujung Kuburan Massal
Konservasi Gajah PHR Mendunia, Raih Green World Environment Awards 2024 di Brasil
Raup Untung Besar! Perusahaan AS Sukses Temukan Obat Corona