Mulai Senin ini, Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Tutup Sementara
BUALBUAL.com - Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) akan menutup sementara Mal Pelayanan Publik (MPP).
Penutupan tersebut terhitung mulai 13 April 2020.
Kepala DPM-PTSP Kota Pekanbaru, M Jamil, mengatakan penutupan dilakukan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk pencegahan penyebaran virus corona.
Namun, untuk tenant pelayanan dari DPM-PTSP khusus pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan pelayanan pengambilan berkas perizinan dan non perizinan tetap buka.
“Untuk pengambilan berkas perizinan dan non perizinan masyarakat wajib membawa dokumen asli sesuai persyaratan yang ditentukan,” kata Jamil.
Jamil, menambahkan, seluruh pengajuan perizinan dan non perizinan dapat diakses melalui website di alamat http://perizinan.pekanbaru.go.id. Instansi itu juga menyiapkan nomor kontak untuk menampung aduan masyarakat yang mengurus izin.
Jika terjadi kendala, masyarakat bisa menghubungi Informasi di nomor 0761- 28262 atau Pengaduan di nomor 0811-7515-133 dan Help Desk di nomor 0823-6925-1780.
“Mulai 13 April tutup sementara sampai keadaan kondusif,” tambahnya

Berita Lainnya
Kabar Baik untuk Pemudik, Tarif Tol Pekanbaru - Dumai Dipotong 30 Persen
Gubri Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu
Plt Walikota Tanjungpinang Lakukan Tes Swab
PLN UP3 Rengat Ikut Ambil Bagian Pada Peresmian GOR Sultan Mahmud Syah Pematang Reba
Makna Filosofis Logo HUT Bengkalis ke 513: Menjaga Marwah, Meraih Berkah
Gubernur Kepri Percepat Vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui
5 Negara Berkontribusi Besar Terhadap Ekspor Non Migas Riau
Penambahan 21 orang PDP baru, total PDP 1541 Orang
Diskominfo Inhu Terima Kunjungan KPU, Pembahasan Tahapan Pemilu 2024
Dukung Tim Medis dalam Penanganan Covid-19, PT ISB Serahkan Bantuan APD
Camat Mandau Riki Rihardi, Open House Idul Fitri 1443 H Dengan Para Staff Kecamatan Mandau
Tidak Hadir di Pelantikan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya, SF Haryanto: Herman Tidak Gentlemen dan Tidak Menunjukkan Integritas