Program PKT Bantu Petani Lokal
BUALBUAL.com - Di tengah wabah virus corona yang masih terus mengancam sejumlah daerah, beberapa strategi terus dilakukan. Begitu juga dengan formula-formula positif yang diperlukan untuk membantu menjaga sektor perekonomian, baik lokal maupun nasional.
Salah satu yang perlu mendapatkan apresiasi adalah program Padat Karya Tunai (PKT). Pasalnya, program ini dinilai dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Apresiasi disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi yang menilai kebijakan pemerintah yang akan mengakomodir pembelian karet hasil produksi petani untuk campuran aspal. Kementerian PUPR menggelontokan anggaran sebesar Rp100 miliar melalui program Padat Karya Tunai (PKT).
“Ini tentunya hal positif. Ya ahamdulillah, ini momen yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi langkah ini untuk menangani efek ekonomi dari Covid-19 ini,” tuturnya, Jumat (17/4/2020).
Hal itu juga dinilai dapat berperan positif dalam menjawab kendala ekonomi yang saat ini dialami petani selama pandemi virus covid-19. Menurutnya, wabah penyebaran Covid-19 merebak, dirinya pun sudah mengusulkan beberapa kali ke pemerintah di berbagai kesempatan terutama pada rapat kerja dengan Kementerian PUPR, agar pemerintah mengakomodir berbagai produksi komoditas masyarakat untuk diberdayakan sebagai bahan baku pembangunan infrastruktur.
“Sudah kita usulkan dan kita bersyukur bahwa apa yang menjadi gagasan dan ide yang telah dikemukakan dalam rapat beberapa kali dengan PUPR agar pembangunan infrastruktur ini bisa menggunakan bahan baku yang diproduksi oleh masyarakat kita yaitu diantaranya karet. Ini tentunya sangat membantu petani kita,” paparnya lagi.

Berita Lainnya
PT MKW Tawarkan Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji dengan Biaya Terjangkau
Grand Opening Perumahan Pondok Ruby Osela, Berikan Promo 10 Unit Pertama Free Uang Muka
Andai 'BUMD' Inhil KIG Sudah Beroperasi, Sambu Stop Sementara Terima Kelapa dari Seluruh Relasi
Persentase Penduduk Miskin Riau Turun 0,12 Persen
Atasi Kebutuhan Pangan, Kodim 0314 Inhil Buat Lahan Dempot Tanaman Jagung
Naik Rp1.020, Harga Pinang Kering di Riau Jadi Rp17.560 Ribu per Kg
Cerita Pedagang Asongan Pekanbaru, Kini Beralih Profesi Menjadi Penjual Masker
BRK Syariah Buka Seleksi Calon Pimpinan, Empat Posisi Strategis Dibuka
Omset Turun 70 Persen, Pemilik Warung Kopi di Tembilahan Jual Kenderaan untuk Menutupi Kebutuhan Sehari-hari
Polres Inhu dan PT TJS Gaungkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Jagung di Talang Jerinjing
Krakatau International Port Pacu Bisnis Marine Service di Selat Malaka
Bhabinkamtibmas Sungai Bela Hadiri Penyaluran Bansos Non Tunai