Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Masih Banyak Masyarakat Pekanbaru Mengabaikan Aturan PSBB
BUALBUAL.com - Kota Pekanbaru sudah memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namn hingga kini masih banyak warga yang tidak mematuhi aturan yang bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama.
Setidaknya hingga saat ini tim gabungan PSBB mencatat ada 140 teguran kepada warga yang melanggar aturan. Teguran tersebut diberikan saat tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP turun ke lapangan.
Pelanggaran yang dominan adalah tidak mematuhi imbauan menggunakan masker. Tidak hanya itu saja, tim gabungan juga mendapati warung-warung yang masih buka saat jam pemberlakuan PSBB.
Dalam memantau pelaksanaan PSBB, tim gabungan terbagi dua regu. Regu I menyisir jalan Tuanku Tambusai - Jalan Paus - Jalan Arifin Ahmad - Jalan Rambutan - Simpang Pagi Pasar Arengka – Jalan Tuanku Tambusai dan kembali ke MPP.
Sementara regu II menyisir jalan Jenderal Sudirman - Jalan Kaharudin Nasution - Jalan Kartama - Jalan Adi Sucipto - Jalan Soekarno Hatta - Jalan Tuanku Tambusai - dan kembali ke MPP.
Wakapolresta Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto mengatakan, masyarakat Kota Pekanbaru masih banyak mengabaikan pemberlakuan PSBB. Hal itu terlihat saat tim melakukan patroli pada Rabu tanggal 6 Mei 2020 malam.
"Malam hari masih banyak warga yang tidak berkepentingan beraktivitas di luar rumah. Kami memberikan teguran kepada pedagang yang tidak mentaati aturan berjumlah 30. Masyarakat yang tidak memakai masker juga kami berikan teguran sebanyak 55 orang," kata Yusuf.
Selain itu, teguran terhadap masyarakat yang masih berkeliaran terkait larangan selama PSBB berjumlah 35 orang dan teguran yang menggunakan blangko sebanyak 20.
Yusuf menyayangkan warga yang masih belum mematuhi aturan PSBB. Padahal ini sudah memasuki tahap II di Kota Pekanbaru.

Berita Lainnya
Sebanyak 30 Orang Pengurus PMI Lampura Divaksin Tahap Pertama
Cor Badan di Istana Presiden, Simbol Perlawanan Petani Terhadap Keserakahan Korporasi
Visi 'Hijau' Irjen Herry Heryawan Mengubah Stigma 'Riau Penghasil Asap'
AJOI Tubaba Berbagi Sembako kepada Warga Kurang Mampu di Desa Penumangan
Sinergi dengan Masyarakat Terus Terjaga, PLN NP UP Tenayan Salurkan Bantuan Kurban
PKS PT.PCR Sebanga, Bantu Warga Dan Beri Santunan Pada Anak Yatim
Sebanyak 911 Warga dari 6 Desa di Bantan Terima BLT DD
Ustad Ajay Apresiasi Dandim 0314/Inhil, Bantu Pembangunan Ponpes Syekh Abdurahman Sidik II
Endang Budi Karya dan Hj Dewi Ansar Berbagi Sembako di Bandara RHF
Miris! PT. GTJ di Duri PHK Sepihak, Hak Karyawan Tidak Dibayarkan
Aksi Sosial Bela Purwakarta, Hasil Kolaborasi Sejumlah Komunitas
HKGB ke-69, Ketum Bhayangkari Blusukan Bagikan Bansos ke Nelayan Muara Angke