Begini Penjelasan Lurah Tagaraja, Terkait Keluhan Warga yang Tidak Terdata Bantuan Pemerintah
BUALBUAL.com - Pemerintah Kelurahan Tagaraja kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, menanggapi terkait keluhan masyarakat yang merasa tidak terdata bantuan pemerintah.
Pada tanggal 02 Juni 2020, sejumlah warga bersama beberapa RT mendatangi Kantor Lurah Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil, mempertanyakan pembagian bantuan pemerintah BLT Rp. 600.000 kepada warga yang terdampak Virus Covid-19. Warga mengeluhkan bahwa tanggapan pihak kelurahan yang tak memberi kejelasan informasi terhadap beberapa RT sehingga warga tidak terdata & tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Menangapi Hal itu saat dikonfirmasi BUALBUAL.com, Jumat (05/06/20), Lurah Tagaraja, Supiansyah membantah tidak memberikan Informasi pendataan kepada RT, RW terkait bantuan pemerintah.
"Kita sejak dari awal telah mendata masyarakat bahkan kita sudah melibatkan elemen masyarakat, mulai dari perangkat kelurahan, RT, RW, hingga sampai kepada relawan Covid-19," jelasnya.
Permasalahan data penerimaan bantuan pemerintah bukan menjadi rahasia umum lagi sering menimbulkan masalah di Indonesia, Data yang dikirim tidak sesuai dengan data yang diterima.
"Terkait proses pendataan kita sudah sesuai dengan aturan dan Surat Edaran (SE) dari pemerintah, dan kita juga tidak ada yang namanya pilih kasih ada anak tiri atau ada anak kandung, semua kita data bagi yang berhak untuk menerimanya," terang Supiansyah.
Lanjutnya, namun sisi lain kita juga mengkedepankan aturan yang telah ditentukan pemerintah, setiap penerima bantuan dari pemerintah ada syarat dan ketentuan. Tidak semua masyarakat kelurahan Tagaraja menerima bantuan dari pemerintah.
"Jika hari ini masyarakat merasa keberatan dan tidak puas masalah data silahkan ajukan protes ke Kementrian melalui Dinas terkait. Intinya kami sebagai Pemerintah Kelurahan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," tutup Supiansyah.

Berita Lainnya
Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Atap Dua Rumah Warga Teluk Dalam Rusak
Ketua DPD FWJI Lampung Tegaskan Dugaan KKN Proyek Rekontruksi Anjungan Waykanan 2017 Jadi Barometer APH
Usai Dihujani Uang Receh oleh Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Dimutasi
Berita Anggota Satpol PP DKI Melecehkan Seorang Wanita diKantor Satpol PP Dipastikan Hoaks
Cuma Mau Usir Nyamuk, Api yang Dibakar Pensiunan Malah Merembet ke Kebun Sawit
Polisi bersama Instansi Terkait Bersihkan Tumpahan Minyak Hitam di Sepanjang 2 Desa di Bintan
Asap Kian Parah, KAMMI Riau Minta Presiden Turun Tangan dan Cabut Izin Korporasi Pelaku Karhutla
Dari TikTok Live ke Panti Asuhan, Pacu Jalur Virtual Kumpulkan Rp1,7 Juta
Peluru Menembus Bibir Korban, Pemuda di Dumai Ditembak OTK Saat Nongkrong depan Rumah
Kapal Motor Tenggelam di Perairan Tanjung Melayu Inhil, 1 ABK Hilang
Viral! Pria Ini Rela Hanya Makan Nasi Pakai Garam, Demi Beli Rumah Rp 2 Milyar
Enam Pelaku Penganiayaan Belum Ditangkap, Keluarga Korban Akan Lanjutkan Laporan ke Polda Lampung