Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Ditabrak Kapal Semen, Dermaga Pelabuhan Semukut yang Baru Dibangun di Meranti Rusak Parah
BUALBUAL.com - Dermaga Pelabuhan Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau di Selat Rengit ditabrak Kapal Layar Motor (KLM) Hidayat Akbar bermuatan semen. Kejadian ini terjadi pada Ahad (12/7/2020) sekira pukul 11.00 WIB.
Akibat tabrakan itu, tiang penyangga atap dermaga yang dibangun menggunakan Dana DAK APBN Kementerian Perhubungan sebesar 4, 9 miliar dan baru diresmikan pada 26 Februari itu rusak parah.
KLM Hidayat Akbar bermuatan semen yang berangkat dari Dumai menuju Tembilahan, melintas di Selat Rengit. Sesampainya di dekat Dermaga Semukut, KLM Hidayat Akbar mengurangi kecepatan, sebab khawatir tiang kapal akan tersangkut di kabel menara Sutet PLN yang melintang diatas Selat Rengit.
Saat kecepatan dikurangi, mesin kapal malah mati dan hanyut ke tepi. Hampir mendekati dermaga, kapten kapal tak berhasil menghidupkan kembali mesin kapal. Akibatnya, tabrakan pun tak terelakkan.
Salah seorang warga, Ridwan mengatakan peristiwa tersebut terjadi disaat air sungai sedang pasang. Dikatakan banyak kapal besar yang kerap melintas di sungai tersebut dalam keadaan air pasang maupun surut, namun tidak begitu khawatir tiang kapal tersangkut kabel, karena memang kabel berada diposisi yang tinggi.
"Banyak kapal yang melintas disini namun tidak ada yang tersangkut kabel," kata Ridwan.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, dr H Arready yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan terhadap kerusakan yang ditimbulkan, pihak kapal bersedia untuk memperbaiki.
"Yang jelas kaptennya sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Dan terkait kerusakan yang ditimbulkan mereka bersedia menggantikan dan memperbaikinya. Intinya terhadap aset milik daerah yang dirusak kita minta diganti," kata Arready.
Dikatakan Arready, adapun yang ditabrak dan mengalami kerusakan itu adalah tiang penyangga dan atap terminal pelabuhan. Terhadap kapal tersebut diarahkan untuk berlabuh di Selatpanjang agar tidak mengganggu alur pelayaran.
"Yang rusak itu tiang penyangga dan atap terminal pelabuhan, sudah clear dan tak ada masalah, kecuali yang ditabraknya kontruksi bawah itu baru fatal. Kita juga sudah koordinasi ke KSOP, jika tidak ada itikad baik surat akan ditahan dan untuk sementara kapal kita arahkan untuk berlabuh ke Selatpanjang agar tidak menggangu alur pelayaran," kata Arready.
Ditambahkan Arready, sejak diresmikan pelabuhan tersebut sudah beroperasi dan melayani turun naik penumpang.
"Sejak diresmikan beberapa waktu, pelabuhan itu sudah beroperasi dan melayani turun naik penumpang," pungkasnya.

Berita Lainnya
Ditabrak Mobil Pick Up, Pemotor Meninggal di Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru
Hingga April 2022, BC Batam Capai 55 Pelanggaran Komoditi Barang Kena Cukai
Terkait Eksploitasi Anak SD, Salah Satu Orang Tua Murid Lapor ke Polres Lampura
Dinkes Inhil Bantah Dugaan Mark Up Pengadaan Barang Penanggulangan Covid-19
Seorang Warga Tubaba Hilang di Sungai Negeri Besar Akibat Motor Boat Tersambar Petir
Warga Riau Heboh Terkait Beredarnya Video dan Foto Dugaan Pernikahan Sesama Jenis
Diduga Galian C tanpa lagalitas perizinan Bebas tanpa Tersentuh Penegak Hukum Kab. Inhil
Istirahat di Pompong, Kohai Diserang Harimau Sumatera Tengah Malam
Soal Isu Perjinahan Tak Putus Damai 50Jt Akhirnya SM dilaporkan
Cepat, PHR Pulihkan Operasional dan Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak
Dari Inhil, Kami Teriakkan Keadilan: Hentikan Kriminalisasi Hukum! Terhadap Abdul Wahid
Polsek Kuindra Giat Berikan Sosialisasi dan Himbauan Pemilu Damai Kepada Masyarakat Sapat