Cawabup Bagus Santoso Temui Warga Pematang Obo Berharap Air Bersih PDAM
BUALBUAL.com - Warga desa Pematang Obo berharap kepada pemerintah Bengkalis untuk mendapatkan saluran air bersih PDAM. Terutama pada kondisi sekarang pas musim kekeringan.
Hal tersebut disampaikan Sugondo anggota BPD Desa Pematang Obo, kepada bakal calon wakil bupati (Bacalon) Bengkalis Bagus Santoso saat bersilaturahmi dengan warga Jalan Tegalsari KM 4 bertempat di kediaman sesepuh masyarakat Wagiman (15/8).
Selanjutnya, disampaikan Sugondo setiap musim kekeringan seperti sekarang ini warga terpaksa membeli air bersih satu tangki seharga Rp. 40 ribu. "Saya dan istri setiap bulan minimal membutuhkan 2 tangki air bersih, jadi untuk air rata-rata Rp. 80 ribu perbulan. Ya seharusnya duit ini bisa untuk beli beras atau minyak goreng, keluh Sugondo.
Sementara itu ditempat terpisah Kepala Desa Pematang Obo Pangabulian Sirait mengatakan telah berulang kali mengajukan saluran PDAM namun hingga saat ini belum mendapatkan jawaban pasti kapan akan direalisasikan jaringan PDAM ke desanya.
Memang sangat ironis pada desa Pematang Obo meskipun jarak penampunganan air dengan desanya hanya berjarak sekitar 1 KM tapi tidak di prioritaskan mendapatkan saluran PDAM, sebaliknya malah ditinggalkan.
Ketersediaan air bersih melalui saluran PDAM di kecamatan Mandau masih minim hanya sebagian kecil rumah warga yang mendapatkan aliran PDAM, justru lebih besar warga yang belum mendapatkan aliran air bersih.
Diketahui penampungan air bersih yang digunakan untuk PDAM di Duri adalah milik Chevron sementara PDAM Bengkalis belum memiliki penampungan PDAM hanya berharap jatah dari Chevron tetapi jumlah volume air yang diberikan terbatas hanya 50 liter perdetik.
Berkaitan dengan keluhan sekaligus keinginan warga Pematang Obo untuk mendapatkan aliran air bersih PDAM bakal calon wakil bupati Bengkalis Bagus Santoso menyikapi langsung berkoordinasi dengan PDAM Bengkalis. Dapat diketahui dari pihak PDAM melalui Kepala Cabang Duri Darwin yang dijumpai di lokasi pengolahan air bersih di Babussalam mengatakan keterbatasan volume air yang dijatah oleh Chevron membuat belum bisa menambah jaringan baru.
" PDAM hanya mampu memenuhi untuk pelanggan lama jumlahnya sekitar 7 ribuan. Itupun terkadang masih kurang bahan baku airnya" terang Darwin
Masih dari keterangan pihak PDAM sesuai dengan yang direncanakan seiring dengan proses kegiatan pembuatan saluran hidrolis melalui skema pendanaan APBN diperkirakan pada tahun 2022 PDAM Duri baru bisa menambah jaringan baru.
"Insya Allah jika kami pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) dipercaya rakyat untuk memimpin Kabupaten Bengkalis akan kita gesa agar ketersediaan air bersih untuk masyarakat secepatnya dituntaskan", kata Bagus Santoso.
Sementara itu diperoleh informasj fasilitas pengolahan air unit Duri masih bisa dimaksimalkan untuk mengolah air bersih 130 liter perdetik. Untuk itu PDAM telah mengusulkan pembuatan penampungan air pada lahan seluas 6 hektare aset chevron yang akan diserahkan kepada PDAM.

Berita Lainnya
Dewan Bintan Nilai Kebijakan Walikota Tanjungpinang Tidak Punya Nurani
Ikut Sukseskan SICITA, Samino: Semangat dalam Ikatan Gotong Royong
Abdul Wahid: Anak Muda tidak Boleh Komsumtif Harus Kreatif dan Inovatif
Ketua KPU Bengkalis, Sejauh Ini Gugatan Belum Ada
Andi Darma Taufik Kobarkan Semangat Kader PDIP Inhil ''Jaga Barisan, Karena Perjuangan Ini Milik Rakyat''
Mengukur dalamnya soliditas Partai koalisi Prabowo hadapi 2019
Potong Dua Ekor Sapi, DPD Demokrat Riau Berikan Kurban ke Warga dan Anak Yatim
Ferryandi-Dani M Nursalam Resmi Berpasangan di Pilkada Inhil
Anggota DPR RI Komisi XIII Praksi PKB Mafirio Angkat Bicara Mengenai Konflik Rempang
Akan Jadi Kegiatan Rutin Ramadhan, DPD Partai Gelora Kota Bandarlampung Bagikan Takjil
Relawan Terus Bekerja Keras untuk Menangkan Paslon 02 di Pilkada Pesisir Barat
Survei Pemilu 2029 di Pekanbaru: PKS dan Gerindra Paling Unggul, PAN Terbawah