Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Berpotensi Dikomersil, Abdul Wahil Minta Klaster Pendidikan Tidak Masuk RUU Ciptaker
BUALBUAL.com - Klaster pendidikan diimbau tak perlu masuk dalam konsep Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker). Bila dipaksa masuk ke dalam RUU Ciptaker, berarti ada komersialisasi pendidikan. Padahal, pendidikan adalah kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Abdul Wahid menyampaikan pandangannya tersebut saat mengikuti rapat Baleg yang membahas klaster pendidikan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2020) sore. Sebelumnya, Wahid juga mengungkapkan bahwa lembaga penyelenggara pendidikan adalah nirlaba, bukan pencari laba sesuai putusan Mahkamah Agung.
"Kalau ini kita serahkan ke RUU Ciptaker, berarti ada komersialisasi pendidikan. Ini yang kita tidak mau. Komersialisasi pasti kepentingannya bisnis. Ini menurut saya perlu didudukkan. Masalah ini nanti bisa merambah pula ke pesantren," pandang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Ia mengaku masih ragu dengan mengintegrasikan UU Pendidilan ke dalam RUU Ciptaker.
Menurutnya, pasti akan ada pertentangan terutama dengan UUD NRI Tahun 1945 ketika kalster pendidikan masuk dalam RUU Ciptaker yang sedang dibahas Baleg DPR.
"Pendidikan adalah tanggung jawab negara yang tertuang dalam UUD dan diperkuat dengan UU lain. Ini tanggung jawab negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan tetap harus diatur dalam UU tersendiri," sebut Wahid.

Berita Lainnya
Pilkada Serentak di Masa Pandemi Berpotensi Untungkan Pertahana Untuk Pencitraan
Abdul Wahid: Anak Muda tidak Boleh Komsumtif Harus Kreatif dan Inovatif
Jawab Rumor Keretakan, Anies: PKB Teman Baru, PKS Tak Akan Terlupa
DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis Setia dan Patuh Kepemimpinan AHY
KDI Launcing Tiga Kartu 'Mewah' kan Masyarakat Bengkalis
Tumpah Ruah Masyarakat Inhil Ikuti Jalan Santai HUT Partai Golkar ke-58
Ternyata Ini! Bocoran PKS Sosok 'Pendamping' Anies Baswedan dalam Pilpres 2024
H Dani Kenang Masa Lalu Saat Bertemu Mahasiswa GMNI dan PMII Inhil
Kader Simpatisan, Pengurus dan Anggota DPRD Dari PPP Menangkan Ansar-Marlin
Usai Jadi Khatib Jumat, Balon Walikota Edy Nasution Ziarah ke Makam Pendiri Pekanbaru dan Makan Bersama Anak Yatim
Ahmad Syukri Nakhodai DPD Seknas Jokowi Kota Tanjungpinang
Bupati Inhu Ini Sangat Dekat Dengan Masyarakat dan Kaum Milenial