Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
LAM Riau Minta Gubri Buat BUMD Perkebunan dan Kehutan
BUALBUAL.com - Tingkatkan perekonomian masyarakat Riau melalui perkebunan dan kehutanan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) minta Gubernur Riau, H Syamsuar buat Badan Usaha Miliki Daerah (BUMD) untuk perkebunan dan kehutanan.
Hal tersebut disampaikan, Ketua Umum DPH LAMR Riau, Dt Seri Syahril Abubakar saat membuka kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pemprov Riau dengan LAMR tentang kegiatan lingkungan hidup dan kehutanan, Rabu (4/11) di gedung lembaga adat LAMR, Pekanbaru, yang dihadiri lansung oleh Gubernur Riau, H Syamsuar, Ketua Umum MKA LAMR, Riau, Dt Seri H Al Azhar, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau, Murod serta para undangan lainya di lingkungan lembaga adat LAMR.
Menurut Dt Seri Syahril, harapan membuat BUMD khusus terkait perkebunan dan kegutanan ini, merupakan harapan masyarakat dalam pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang bisa dikelola oleh masyarakat Riau kedepan. Dimana jika dilihat dari luas perkebunan maupun kehutanan yang dikolelola saat ini boleh dikatakan tidak seberapa yang di kelolah oleh masyarakat Riau. Untuk itu sebagai mewakili masyarakat, LAMR mengharapkan Gubernur Riau bisa untuk mebuat BUMD terkait perkebunan dan kehutanan ini.
"Ada jutaan hektar perkebunan di Riau ini, masyarakat Riau hanya sebagai penonton saja. Maka itu dengan adanya program ini kedepan masyarakat bisa mengelola dan meningkatkan perekonomian melalui perkebunan," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan sangat berterimakasih kepada Gubernur Riau, H Syamsuar yang telah bersedia membuat kesepakatan terkait kegiatan lingkungan hidup dan kehutanan ini. Dimana kesepakatan seperti ini merupakan kesepakatan pertama kali antara pemerintah Riau dengan LAMR. Sehingga diharapkan kedepan bisa lebih baik dan berjalan dengan maksimal.
"Lebih kurang 50 tahun perjalanan kelembagaan adat Melayu Riau ini, baru ini kesepakatan secara khusus disepakati bersama antara Pemprov Riau dengan LAMR. Dan ini pun baru dilakukan oleh Gubernur Riau H Syamsuar," ujarnya.
Menanggapi hal terebut, Gubernur Riau, H Syamsuar mengatakan sangat menyambut baik niat baik dari pihak LAMR. Terutama program yang menyangkut kemajuan dan peningkatan perekonomian masyarakat Riau kedepan. Untuk itu ia juga sangat mendukung program LAMR dan akan mebahas terkait wacana dan harapan LAMR ditingkat Pemprov Riau.
"Memang dari luasnya lahan perkebunan maupun kehutan di Riau ini, kita akan mengupayakan juga bisa di kelola oleh masyarakat untuk menjadi sumber perekonomian" kata Gubri.
Gubri juga mengatakan, jika pengelolaan perkebunan di wilayah daerah ini sebelumnya presiden RI, Joko Widodo juga sudah menyampaikan jika kesempatan itu diberikan kepada masyarakat untuk mengelola sendiri. Karena melalui perkebunan masyarakat bisa meningkatkan perekonomian lebih baik.
"Ini akan jadi perhatian bagi kita kedepan, karena ini juga sesuai dengan yang disampaikan presiden RI memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengelola perkebunan di daerah sesuai wilayah yang ada di daerah,"
"Mudah-mudahan kedepan semua terlaksana dengan baik, dan perekonomian masyarakat Riau Meningkat sesuai harapan," tutur Gubri.

Berita Lainnya
Gorong - gorong di Pasirsialang milik Pemda di tutup dan alih oleh Hasan Basri, Ini tanggapan Sekda Kampar
Hipemarohi Pekanbaru, Gelar Aksi Terhadap Mafia Perusak Jalan
BDPN: Pemerintah Daerah Harus Bertindak, Banjir Rob Kini Mengancam Ekonomi dan Infrastruktur Pesisir
BMKG Riau: Prakiraan Cuaca di Wilayah Riau Senin 6 Februari 2023
Sambu Group Salurkan Biskuit Lebaran untuk Kaum Dhuafa di Kecamatan Tanah Merah
Kadin Inhil Kembali Lakukan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Dosis I
Kok Bisa? Minuman Coca Cola Dapat Sembuhkan Pasien Corona
Selamatkan Pemukiman Masyarakat, Sambu Group Bangun Tanggul di Desa Air Tawar Kateman
PHR Proaktif Bantu Pencegahan dan Pelatihan Karhutla-Restorasi Gambut di Riau
Sambu Group, Perusahaan PMDN yang Raih 2 Kategori Penghargaan dalam Riau Investment Award 2023
DP2KBP3A Inhil Bersama Satgas TMMD ke 116 Kodim 0314/Inhil Berikan Penyuluhan KB
PHR Terima Sertifikat Lahan Hulu Migas, Siap Topang Kinerja Operasi