Debit Air Sungai Hantakan Naik, Dandim 1002/HST Himbau Warga Waspada
BUALBUAL.com - Debit air sungai Hantakan di Desa Alat dan Papagaran Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai meningkat akibat curah hujan lebat pada pagi, Selasa (25/5).
Dari laporan Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa Sertu Nasrul kenaikan air yang membawa sampah dan batang-batang pohon itu mencapai 1,5 meter dan sangat deras.
Sementara itu Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Muh Ishak H.Baharuddin memerintahkan Babinsa langsung terjun ke lapangan dan melaporkan setiap perkembangan situasi dan kondisi air pada kesempatan secara herarki agar bisa diantisipasi.
Dandim pun menghimbau agar warga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Barabai agar waspada tetapi tidak usah panik.
"Kita akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mempersiapkan langkah-langkah antisipasi peningkatan debit air," ujar Dandim.
"Semoga cuaca cerah dan tidak hujan lagi dan debit air dapat turun hingga tidak mengakibatkan banjir," pungkasnya.

Berita Lainnya
AMUK Laporkan Direskrimum Polda Riau ke Mabes Polri, Petani Terancam Jadi Korban Kriminalisasi
Joni Said Sesalkan Sikap yang Dilakukan oleh Sekretaris DPD Perpat Tanjungpinang
Tiga Orang dalam Pencarian, Kapal Tujuan Indonesia dari Malaysia Tenggelam di Selat Malaka
Mantan Suami Nikah Kembali, Wanita Ini Bakar Tenda Hajatan Sampai Menewaskan 57 Orang
Dari Memadamkan Api hingga Trauma Healing, Polwan Polda Riau Hadir untuk Warga Terdampak Karhutla
ATR/BPN Provinsi Riau Lakukan Pengukuran Tapal Batas Kecamatan di Inhu, Tindak Lanjut Sengketa HGU
Rokok Ilegal diduga Bebas berlayar di Wilayah Inhu dan Diduga Satu toko patut duga Penyuplai
Peluru Menembus Bibir Korban, Pemuda di Dumai Ditembak OTK Saat Nongkrong depan Rumah
Abrasi Makin Ganas! Empat Rumah dan Rumah Tahfiz Lenyap Diterjang Longsor di Inhil
Terungkap! Sopir Innova yang Tabrak Mobil Wakil DPRD Bengkalis Ternyata Positif Narkoba
Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Atap Dua Rumah Warga Teluk Dalam Rusak
Kapolres Baru Bergerak! Dugaan Penyalahgunaan 8.300 Liter Solar Subsidi Terungkap di Inhu