Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Secara Simbolis, Gubri H.Syamsuar Tanam Bakau Di Bengkalis
BUALBUAL.com - Gubernur Riau, H Syamsuar melakukan penanaman simbolis 80.000 batang bakau di Desa Mentayan, Kecamatan Bantavn, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Puluhan ribu bakau itu, ditanam di atas lahan 20 hektar. Penanaman ini merupakan kerjasama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) provinsi Riau melalui KPH Bengkalis Pulau dengan Kelompok Masyarakat Konservasi Lingkungan Pesisir.
"Program ini merupakan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui padat karya percepatan rehabilitasi mangrove atas dukungan BRGM [Badan Restorasi Gambut] dan BPDAS [Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai]," kata Gubernur Riau, Senin (6/9/2021) usai penanaman bakau.
Gubernur menuturkan, kegiatan ini sebagai upaya menanggulangi dan mencegah abrasi untuk menyelamatkan bibir pantai di Pulau Bengkalis, khususnya di Kecamatan Bantan.
Saat ini masyarakat pesisir di Provinsi Riau terutama yang berhadapan Selat Malaka, menghadapi ancamanan abrasi. Setiap tahun, lahan perkebunan dan tempat terus berkurang, tergerus oleh hantaman gelombang air laut. Dampak abrasi ini sangat merugikan masyarakat, baik dari aspek ekonomi, sosial kemasyarakatan bahkan menyangkut kedaulatan negara.
"Pemerintah Provinsi Riau mendukung dan memberikan apresiasi atas kerja keras masyarakat yang terus menjaga pantai agar tidak terjadi abrasi yang lebih parah lagi," kata Syamsuar.
Kepala Desa Mentayan, Jalaluddin menuturkan, bahwa abrasi telah melanda sejumlah rumah, perkebunan, dan perkuburan warga. Ia berharap hasil penanaman bakau ini nantinya bisa menekan laju abrasi.
"Sebelumnya pernah juga ditanam mangrove api-api. Hasilnya sudah nampak, bisa menanggulangi abrasi. Tapi tingkat kemaksimalannya memang masih belum sesuai harapan," ujar Jalaluddin.
"Namun, dengan adanya kegiatan padat karya ini Alhamdulillah bisa membantu masyarakat. Apalagi kondisi pandemi saat ini. Mewakili warga desa, saya ucapkan terimakasih untuk Gubernur Riau yang telah datang ke desa kami," ujarnya lagi.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi Riau, Mamun Murod menjelaskan, pelaksanaan rehabilitasi mangrove di Bengkalis juga dilaksanakan pihaknya di sejumlah desa.
"Pelaksanaan rehabilitasi mangrove di Bengkalis juga dilakukan di beberapa desa lain, diantaranya di Desa Kembung Luar, Desa Teluk Lancar, Desa Teluk Pambang dengan luasan mencapai sekitar 40 hektar, dengan total bibit yang akan di tanam sekitar 160.000 bibit mangrove," tandasnya.
Turut hadir pada kegiatan penanaman bakau itu, Bupati Bengkalis Kasmarni serta wakilnya Bagus Santoso. Kemudian, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kota Dumai, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Riau, dan Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Riau.**

Berita Lainnya
2023, Pelabuhan Perikanan Internasional Bagan Siapi - api Akan Dibangun
Presiden Joko Widodo Bagikan Bantuan ke Pedagang Taman Batu 10, Bintan Center, Tanjungpinang
Bupati HM Wardan Buka Forum Konsultasi Publik RPJMD Inhil Tahun 2018 - 2023
Bupati Inhil Pimpin Rapat MCP Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi
Fasilitator DMIJ Plus Terintegrasi Dampingi Tim PTOPKD Dinas PMD Gelar Sosialisasi ke Pemdes Se Kec Mandah
Pemkab Inhil Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Bagi Lansia
Ombudsman Serahkan Hasil Kajian Penyelenggaraan Pelayanan PDAM-TI
Spesialis Keuangan DMIJ-PT Syada Arianto Bersama DPMD Inhil Gelar Sosialisasi PTOPKD ke 11 Desa di Kec Kemuning
Kabupaten Inhil Akan Menjadi Pilot Projects Pengembangan Wakaf di Indonesia
Bupati HM Wardan Terima Penghargaan Adhi Bhakti Nelayan Madya
Bupati HM Wardan Ikuti Peringatan Hari Otda ke XXV Secara Virtual
Gubernur Riau Ajak Musisi Jalanan Makan, Ini Kisahnya