Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Mobil Jatuh di Jembatan Pulau Kecil Inhil, Pengusaha Ayam Alami kerugian 226 Juta Rupiah
BUALBUAL.com - Sebuah mobil L300 yang mengangkut ayam ras, mengalami kecelakaan di jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.
Akibat kecelakaan tersebut ayam yang berjumlah 65 keranjang bersama mobilnya jatuh ke parit dan mati tenggelam karena air sungai saat itu dalam keadaan pasang. Sementara Pak Jaan (68) sebagai pemilik ayam mengalami kerugian total 226 juta rupiah.
Istri pak Jaan, Ibu Adesni (43) saat dikonfirmasi melalui telpon seluler menuturkan kronologis kecelakaan yang menimpa usaha keluarganya itu.
"Mobil kami ini dari Jambi mau antar ayam menuju ke Pulau Kijang, berangkat pada Jum'at malam sekitar pukul 10:00 wib. Tiba di jembatan Parit 16 Pulau Kecil sekitar pukul 04:00 wib hari Sabtu, (23/10/2021) dan kebetulan air sungai sedang pasang besar," ungkapnya.
Menurut Ibu Adesni, karena ayamnya harus segera didistribusikan kepada pedagang di Pasar Pulau Kijang, maka jembatan yang kondisinya rusak berat terpaksa harus dilewati.
"Nah saat itulah sebilah papan sebagai lintasan ban mobil kami itu patah, otomatis mobil miring dan jatuh ke sungai. 2 orang anak buah kami sebagai supir, Dedi dan Aziz Alhamdulillah selamat," jelasnya.
Namun ayam ras seberat 1.600 kilo atau sebanyak 998 ekor tidak dapat diselamatkan dan mati tenggelam.
"Kerugian ayam 46 juta, ditambah kerugian harga mobil sekitar 180 juta, kalau ditotalkan sekitar 226 juta," tutur ibu Adesni dengan nada sedih.
Ia juga memaparkan, biasanya membawa ayam ke Pulau Kijang lebih banyak dari hari ini, dikarenakan jembatan di Parit 16 Pulau Kecil rusak berat, maka beban angkutan ayam dikurangi.
"Memang sehari-hari kami ini sebagai pemasok ayam ras di Pasar Pulau Kijang," paparnya.
Terakhir, Ia berharap kepada pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil.
"Bukan hanya saya, semua masyarakat Reteh mungkin sudah mengeluh dan terlalu sabar dengan keadaan jembatan kami ini, apalagi dengan bertambahnya lagi 1 jembatan di Desa Sanglar yang putus. Kami sangat berharap jembatan itu segera diperbaiki, pemerintah jangan tutup mata dengan keadaan ini. Kami menangis kalau ingat kejadian hari ini," harapnya.
Sementara mobil L300 yang jatuh ke parit, saat ini sedang berusaha diselamatkan oleh pemiliknya dan masyarakat sekitar.

Berita Lainnya
Bocah 3 Tahun Hilang di Hutan Pelalawan Setelah Ditinggal Ayah Cari Kayu Bakar
Terkait Masalah Jalan & Lingkungan, Tokoh Masyarakat Tapung Raya dan LPLHI-KLHI Kampar Lakukan Hearing di Komisi IV DPRD Prov.Riau
Inggris Resmi Tetapkan Wagner Group sebagai Organisasi Teroris
Riau Kembali Terancam Banjir, Dua Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Dibuka
Lebih Satu Orang, Polisi Sudah Kantongi Calon Tersangka Ledakan Kilang Minyak Dumai
Bersihkan Sisa Kebakaran, Danramil 06/Barabai Ingatkan Warga Hati-hati Gunakan Listrik
Jalintim di Pelalawan Macet Akibat Banjir, Satlantas Polres Inhu Sarukan Lewat Jalinteng
Begini Penjelasan PT HK Soal Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru - Dumai
Harga Migor di Tanjungpinang Kangkangi Instruksi Presiden
Sebut Wabup Halim Tidak Amanah, Facebook Bung Andi Putra Diklaim Lagi Kena Hack
Diduga Kades Panagan Ratu Abung Timur Tidak Mengindahkan Surat Teguran Bupati Lampura
Diterpa Angin Kencang, Kantin Warga di Junjangan Ambruk Saat Hujan Lebat