Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pemdes Resam Lapis Serahkan BLT kepada 42 Keluarga Penerima Manfaat
BUALBUAL.com - Pemerintah Desa Resam Lapis Menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Tahap 1, 2 dan 3 dampak Covid 19, di ruang Sekolah MDA Darul Fikri Desa Resam Lapis, Kamis, 21 April 2022.
Penyerahan BLT Desa kepada 42 Kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini diserahkan langsung oleh Kepala Desa Resam Lapis Junaidi.
Ikut menyaksikan Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Bantan Gunandi, Pendamping Desa Ekonomi, Pendamping Desa Pembangunan dan pendamping Dana Desa.
Setiap KPM BLT mendapatkan Rp.300.000 per bulan yang dianggarkan selama 12 bulan kedepan terhitung sejak bulan Januari hingga Desember.
Kades Junaidi menegaskan KPM BLT Desa ini merupakan keluarga miskin atau kurang mampu yang berdomisili di Desa Resam Lapis dan tidak termasuk penerima bantuan PKH, Kartu Sembako, BST dan program bantuan sosial pemerintah lainnya.
"Ini bentuk perhatian pemerintah di tengah masyarakat untuk meringankan beban covid. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat," ungkap Junaidi.

Berita Lainnya
Henny Sasmita: Literasi Melahirkan Pemikiran dan Solusi Bangsa
Insan Pers Mendukung Program Budi Utomo Guna Sukseskan Pembangunan di Lampura
Bupati Rohil Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Riau Tahun 2024
Gubernur dan Dubes KBRI Tokyo Bahas Rencana Pembangunan Pelabuhan Samudera Teluk Buton
Hari Ini, Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 14 Orang Dari Total 27 Orang Se-Riau
Riau Menuju Nol Karhutla: Hanya 4 Hotspot Tersisa!
BKD Riau: Tahun Depan Dua Pejabat Eselon II Pemprov Memasuki Masa Pensiun
Ini Penjelasan Kepala BKPSDM Inhil yang Harus Diketahui Peserta SKB CPNS 2019
Kabar Baik! RSUD Arifin Achmad Tambah 30 Kursi Cuci Darah
Semarak Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke 77, Camat Batsol Resmi Buka Bermacam Lomba
Sapa Masyarakat Bayar Pajak di Lantatur Samsat Pangker, Gubri Syamsyuar: Pelayanan Cepat Tidak Menunggu
Meski Gejolak Global, Ekonomi RI Stabil di 4,87%: Menkeu Soroti Konsumsi Masyarakat