Penyelundupan Ratusan Handphone hingga Laptop serta kamera Ilegal dari Batam Berhasil Digagalkan Polres Inhil
BUALBUAL.com - Polres Indragiri Hilir (Inhil) menggagalkan penyelundupan ratusan alat elektronik ilegal yang masuk ke Pelabuhan Pelindo Tembilahan.
Barang bukti alat elektronik ilegal diamankan sebanyak 243 unit handphone, 5 unit kamera digital dan 1 unit laptop, diperkirakan barang bukti yang diamankan senilai Rp. 2,5 milyar.
Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan dalam keterangan pres rilis didampingi Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah dan Humas Polres Inhil AKP Liber Nainggolan, Selasa (31/5/2022), memaparkan selain alat elektronik, 2 pelaku domisili di Sekupang sebagai kurir juga turut ditangkap.
"Pada hari Sabtu (14/5), kami mendapat informasi dari masyarakat, ada 2 orang penumpang speed boat dari Batam-Provinsi Kepri yang baru turun di Pelabuhan Pelindo Tembilahan, diduga membawa barang-barang elektronik yang mencurigakan. Setelah dilakukan penyelidikan, kami menemukan 2 orang suami istri inisial DK (48) dan S (44) sedang membawa beberapa koper dan tas besar," paparnya.
Ia mengatakan saat diperiksa, kedua penumpang ini ternyata membawa alat-alat elektronik tanpa adanya surat kelengkapan atau ilegal.
"Dalam penyelidikan ini kami berhasil mengamankan 243 unit handphone, 5 unit kamera dan 1 unit laptop serta menangkap 2 orang pelaku sebagai kurir. Sementara alat elektronik ilegal ini adalah milik Y warga Batam untuk diserahkan kepada E (penadah) warga Pekanbaru," kata Kapolres Inhil.
Untuk pemilik dan penadah, disebutkan Kapolres Inhil masih dalam tahap pengembangan, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Setelah diamankan di Mapolres Inhil, pelaku mengaku diberi upah sebesar Rp 2,5 juta dengan DP Rp 1,5 juta dan sisanya akan dibayarkan Y jika berhasil mengantarkan barang ke E," sebutnya.
Barang bukti alat elektronik itu akan diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Inhil, jika proses kasus telah selesai untuk ditindaklanjuti sebagaimana proses perundang-undangan.
"Para pelaku dikenakan pasal 62 ayat 1 tentang perlindungan konsumen. Diancam pidana paling lama 5 tahun penjara atau pidana denda 2 milyar rupiah," imbuhnya.

Berita Lainnya
Dalam Rangka HKGB ke 69, Ketua Bhayangkari Cabang Bintan Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Polres Karimun Lakukan Patroli Skala Besar di Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1443 H
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp 123,7 M Hasil Operasi 3 Bulan
Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Silaturahmi ke Kodim 0315 Bintan
Anti Karhutla Fun Run Polres Inhu, Ini Kata Kapolres dan Pemkab Inhu
Amankan Natal dan Tahun Baru 2021, Polres Lampura Laksanakan Apel Gelar Pasukan
PPKM Level 3, Sat Reskrim Polres Tanjungpinang Bagikan 25 Paket Sembako
Mulai Pasang Kusen, Pembuatan MCK Program TMMD ke-112 Terus Dipercepat
Harlah GP Ansor ke-87, Ini Harapan Kapolres Inhil
Komandan Lanal Dabo Singkep Lakukan Safari ke Beberapa Posal Jajaran, Ini Pesannya
Hari Lalu Lintas ke-67, Satlantas Polres Inhu Telah Bagikan 3000 Paket Sembako
Sambut Hari Bhayangkara ke-74, Satpolair Polres Tulang Bawang Bagikan Sembako di Dua Lokasi