Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Sumiati Keluhkan Kliman Asuransi Bumi Putra Lampung Utara Hingga Bertahun Tahun
BUALBUAL.com - Nasabah Asuransi Bumi Putera keluhkan proses klim dana asuransi hingga bertahun-tahun tidak kunjung dialokasikan.
Hal itu dialami oleh Sumiyati Warga Jalan Merak 3 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan.
Menurutnya, pada tahun 2019 lalu, dirinya sudah mengajukan klaim asuransi, dari keterangan pihak Bumi Putera, ia disarankan untuk membuat rekening bank. Dana tersebut, akan teralokasi pada rekening tersebut. Namun hingga tahun 2022 dana asuransi yang akan diklaim tidak juga diterima oleh Sumiyati sebagai nasabah.
"Sedangkan, putra dan putrinya yang diasuransikan di pendidikan sudah lebih dari tiga tahun lulus SLTA. Dana itu tentunya dapat meringankan biaya pendidikan perguruan tinggi putranya," ujarnya, Rabu (26/07/2022).
"Apalagi, suami sudah tidak ada lagi ( meninggal dunia) uang asuransi itu dapat sangat membantu pendidikan anak nya, selain itu pula, almarhum suami (Ansori) ikut asuransi jiwa. Itupun akan ia klaim," tutupnya.
Sementara itu Rosalia Pimpinan Cabang Asuransi Bumi Putera Kotabumi Lampung Utara mengatakan, proses pengajuan pencairan dana asuransi milik Sumiati sudah semua, tinggal nunggu dana masuk ke rekening.
"Tetapi pencairan dana asuransi yang telah diajukan sejak 2018 lalu, belum tercairkan sebab masih banyak nasabah yang belum terealisasi. Dan hal itu karena kondisi permasalahan Bumi Putera dimana saja, bahkan ini nasional. Itu sebabnya belum bisa merealisasikan dana tersebut," bebernya.
Lanjutnya, kalau limit waktu kapan dana itu bisa teralokasi, dia pun tidak bisa memastikan, apakah satu bulan, satu tahu atau mungkin sepuluh tahun. Hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Dia juga menerangkan, permasalahan Bumi Putera ini sudah ditangani Pemerintah serta MPR, dan itu bukan level - level saya, yang menangani.
Dilain pihak, Damiri Sekretaris Markas Cabang Laskar Merah Putih Lampung Utara, yang saat itu mendampingi Nasabah Asuransi Bumi Putera mengingat agar masyarakat harus lebih teliti ketika ingin menginvestasikan dana pada asuransi apa saja. Karena saya yakin, tujuan dari masyarakat untuk ikut asuransi pendidikan, tentunya agar saat pendidikan SLTA sederajat yang tempuh telah usai, maka memiliki niatan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Dengan dana asuransi itu. Tetapi kalau terhambat seperti ini, sama saja percuma berinvestasi.
Dia juga menyayangkan atas penjelasan Rosalia selaku Pimpinan Cabang Asuransi Bumi Putera, yang mengatakan telah terjadi hal pada Asuransi Bumi Putera. Sebagai nasabah, tentunya tidak mau tahu tentang permasalah di Bumi Putera.
"Itukan persoalan pihak Asuransi, nasabah telah memenuhi kewajiban untuk membayar biaya asuransi setiap bulannya. Maka sudah seharusnya, nasabah mendapatkan haknya dan asuransi Bumi Putera memenuhi kewajibannya," ucap Sekretaris Macab LMP Lampung Utara.

Berita Lainnya
Nyaris Makan Korban! Atap Pasar Guntung Roboh Usai Warga Tinggalkan Area
Kebakaran Rumah Warga di Desa Batu Nangkop Menelan Seorang Korban Jiwa
Dukung Hari Anti Narkoba Internasional, Bea Cukai Batam kembali Amankan 1 Kg Sabu
Jembatan Amblas, Jalan Penghubung Pekanbaru - Pelalawan Terputus
Atin : pasar malam kami telah tutup Seharus nya begitu juga dengan yang di Desa silam,
Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar, Toko Tekstil di Jalan HOS Cokroaminoto Pekanbaru Terbakar
Oknum ASN di Pemko Tanjungpinang Diduga Lecehkan Mahasiswi Magang
Parah! Jalan Penghubung Dua Desa di Kuansing Belum juga Diperbaiki, Ini Tanggapan Masyarakat
Penghulu Pakai Helm dan Jas Hujan saat Nikahkan Warganya Ditengah Corona
Miris.. Jalan Poros Penghubung Tiga Desa di Kecamatan Siak Kecil Rusak Parah
Manajemen PT Indolatek Lamteng Diduga Gelapkan Uang Hasil Jual Getah Karet Petani
Ampera Riau: Stop Politisasi Hukum, Bebaskan Abdul Wahid!